Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengenal Kain Sasirangan Banjar yang Diandalkan untuk Memikat Wisatawan

📅 Kamis, 13 Nov 2025, 13:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengenal Kain Sasirangan Banjar yang Diandalkan untuk Memikat Wisatawan Doc: ant
Ket. kain sasirangan

BANJAR – Tiap daerah memiliki kekhasan masing-masing. Itulah kehebatan Indonesia. Salah satu adala kain Sasirangan di Desa Wisata Belangian di Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Para perajin sasirangan tergabung dalam kelompok Bentala Belangian. 

Kelompok itu ikut melestarikan kain tradisional khas Banjar dengan motif dan pola mempesona yang terinspirasi dari keindahan alam Pegunungan Meratus,  geopark atau taman bumi yang diakui sebagai UNESCO Global Geopark (UGG) pada 2025. Bentala Belangian memproduksi motif dan pola kain sasirangan dengan teknik ecoprint yang ramah lingkungan dengan menggunakan bahan organik dari tanaman seperti daun, bunga dan akar dalam jejak seni dari hutan desa tersebut.

Bahan baku pembuatan kain itu berasal dari hutan di desa mereka. Desa itu  berada di Hutan Kahung, kawasan hutan hujan tropis Karena,  yang kaya akan flora dan fauna serta bebatuan purba yang khas. Desa dan hutannya menjadi bagian dari situs Geopark Pegunungan Maratus bersama  54 situs lainnya yang sangat dijaga kelestariannya.

Menurut Ketua Bentala Belangian Idah Fitriati, semua bahan pewarna untuk kain sasirangan yang mereka produksi diambil dari alam, dari daun, akar, kulit kayu, hingga buah. Bahan alami yang bisa digunakan, antara lain, daun jati, daun lanang, dan daun gulinggang. Adapun kulit kayu diambil dari pohon halaban, mahoni dan serbuk ulin (kayu besi).Buah rambutan hingga sabut kelapa pun bisa dijadikan pewarna oleh perajin dari desa itu.

Perajin pun bisa mengkombinasikan lima warna dalam satu motif dan pola yang tergambar indah pada kain sasirangan tersebut. Dengan produksi yang apik dan proses panjang, kain sasirangan dari Belangin tampil menonjol di pasaran. Itu yang menjadi alasan kain Sasirangan dari Desa Belangian mewakili Kalsel pada ajang pameran nasional bertema Teknologi Tepat Guna di Lampung pada 2023.

Sebaiknya Anda baca juga:

Pengembangan produksi

Menurut Kepala Desa Belangian Aunul Khoir, pengembangan produksi hasil kerajinan kain sasirangan di desanya mendapat perhatian tinggi berbagai pihak, utamanya dari pemerintah daerah dan provinsi.

Sebagai wilayah yang menjadi bagian dari situs Geopark Pegunungan Meratus, tentunya Desa Belangian mendapatkan perhatian khusus, tidak hanya untuk melestarikan alam dan pariwisata, namun juga pengembangan ekonomi kreatif bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Sebagai desa yang berpenduduk 340 jiwa atau 105 kepala keluarga, pengembangan ekonomi kreatif penting digerakkan memanfaatkan status sebagai desa wisata. Pemerintah desa memberikan dukungan tinggi untuk pengembangan dan promosi ekonomi kreatif pada sektor pengolahan kain sasirangan tersebut sebagai bagian dari upaya memajukan sektor pariwisata.

"Kain sasirangan menjadi hasil khas dari desa kami sebagai oleh-oleh wisatawan untuk dibawa pulang," ujar Aunul. Selain produksi kain sasirangan, di Desa Belangian juga ada hasil pertanian dan perkebunan, terutama kacang kulit. Belangian sangat cocok untuk pertanian kacang kulit hingga produksinya berlimpah dan bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas dari Desa Wisata Belangian.

"Alhamdulillah, kemarin Pemprov bekerja sama dengan lembaga perbankan memberikan pelatihan bagi masyarakat kami untuk pengembangan kedua sektor itu," ucap Aunul. Aunul memastikan Belangian sangat siap menjadi objek wisata nasional bahkan internasional dengan segala potensi yang ada, keindahan dan keunikan alamnya, hutan, sungai, pegunungan dan pepohonan besar serta ekonomi kreatif.

Desa Belangian juga menerapkan kebersihan yang terkelola, masyarakat yang ramah dan jaminan keamanan yang semuanya bertanggung jawab.

Sadar wisata

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Belangian Hendri Hidayat menyampaikan, masyarakat Belangian merasakan manfaat besar dari status desanya sebagai desa wisata. Karenanya, kesadaran wisata terus dibangun agar desanya makin menarik untuk dikunjungi wisatawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
BNN Kota Bandung Ajak Masya...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.