Pemkab Trenggalek dan UINSA Surabaya Inisiasi Tambak Mangrove di Wonocoyo untuk Perkuat Sabuk Hijau Pesisir
📅 Rabu, 12 Nov 2025, 09:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menginisiasi program tambak mangrove di Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, dengan memanfaatkan lahan bekas tambak udang.
Program tersebut bertujuan menambah luasan sabuk hijau pesisir sebagai pelindung alami dari abrasi serta memperkuat ekosistem pesisir di kawasan selatan Trenggalek, Jawa Timur.
"Agenda hari ini adalah inisiasi tambak mangrove di delta sungai yang rawan abrasi. Kami ingin menambah luasan sabuk hijau agar ekosistem dan keselamatan warga pesisir lebih terjaga," kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin yang akrab disapa Mas Ipin di sela penanaman mangrove, di Trenggalek.
Ia menjelaskan, penanaman mangrove di lahan bekas tambak udang menjadi alternatif pengelolaan pesisir yang lebih ramah lingkungan.
Selain menjaga keseimbangan ekologi, tambak mangrove juga berpotensi memberi manfaat ekonomi bagi warga.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ekosistem mangrove bisa menjadi habitat alami bagi udang, ikan, dan kepiting. Jadi, selain menjaga alam, warga tetap bisa memanen hasilnya,” ujar dia.
Enam pemilik tambak setempat secara sukarela bergabung sebagai pionir dengan total lahan sekitar 6.000 meter persegi.
Mereka akan menjadi contoh bagi warga lain untuk beralih ke tambak mangrove.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mas Ipin menilai peralihan tambak udang menjadi tambak mangrove tidak akan menghilangkan mata pencaharian masyarakat.
Biaya operasional lebih ringan karena tidak memerlukan listrik, aerator, maupun pakan tambahan seperti pada tambak udang.
Ia menambahkan, jenis mangrove yang ditanam di kawasan tersebut merupakan bibit bogem yang dikenal lebih mudah beradaptasi dengan kondisi pesisir selatan.
Bibit itu sebagian didatangkan dari Surabaya dan sebagian berasal dari daerah sekitar.
Ketua Program Studi Ilmu Kelautan UIN Sunan Ampel Andik Dwi Muttaqin mengatakan kerja sama dengan Pemkab Trenggalek merupakan bagian dari riset aksi untuk pemberdayaan masyarakat pesisir.
"Program ini juga sejalan dengan visi Bupati Trenggalek menuju target Net Zero Carbon," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!