Senator AS Akhiri Penutupan Pemerintahan Terlama dalam Sejarah
📅 Selasa, 11 Nov 2025, 01:10 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Alex WROBLEWSKI/AFP
WASHINGTON - Senat Amerika Serikat (AS) pada Minggu (9/11) mengambil langkah besaruntuk mengakhiri penutupan pemerintahan terpanjang (shutdown) dalam sejarah Amerika ketika membuka peluang bagi perdebatan formal tentang usulan untuk melanjutkan pendanaan ke lembaga-lembaga federal.
Majelis yang dipimpin Partai Republik menyetujui pemungutan suara prosedural dengan perolehan suara 60 berbanding 40, yang menetapkan batasan ketat mengenai berapa lama lagi senator dapat membahas tindakan legislatif tersebut.
Hal itu memberi anggota parlemen waktu maksimum 30 jam lebih untuk melakukan perdebatan sebelum memberikan suara pada usulan tersebut, yang hanya membutuhkan 50 suara untuk meloloskannya.
Rancangan Undang-Undang (RUU) tersebut masih memerlukan persetujuan dari DPR yang dikuasai Partai Republik sebelum sampai di meja Presiden Donald Trump, sebuah proses yang bisa memakan waktu berhari-hari.
Namun perkembangan tersebut menunjukkan kemajuan signifikan dalam mengakhiri penutupan pemerintah yang telah berlangsung selama lebih dari 40 hari, di mana pendanaan untuk program federal serta perjalanan udara terganggu, begitu juga industri penting lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Terobosan itu terjadi setelah anggota parlemen Republik dan Demokrat mencapai kesepakatan sementara untuk mendanai pemerintah hingga Januari, setelah berseteru mengenai subsidi perawatan kesehatan, tunjangan makanan, dan pemecatan pegawai federal oleh Presiden Trump.
Saat berita itu mencuat, Trump saat tiba di Gedung Putih usai menghabiskan akhir pekan di perkebunannya di Mar-a-Lago, Florida mengatakan kepada wartawan “Sepertinya kita semakin dekat dengan berakhirnya penutupan pemerintah”.
Senator Demokrat, Tim Kaine dari Virginia termasuk di antara delapan orang yang bergabung dengan Partai Republik untuk mendukung tindakan tersebut, dengan mengatakan: “Saya membutuhkan moratorium atas hukuman terhadap pegawai federal.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Virginia adalah rumah bagi 300.000 pekerja federal, dan kesepakatan itu akan memulihkan semua pegawai yang dirumahkan dan membalikkan pengurangan PHK oleh pemerintahan Trump.
RUU yang bertujuan untuk menjaga pendanaan pemerintah pada tingkat sebelum penutupan “akan melindungi pegawai federal dari pemecatan yang tidak berdasar, mempekerjakan kembali mereka yang telah diberhentikan secara tidak sah selama penutupan, dan memastikan pegawai federal menerima gaji tertunggak" sebagaimana diwajibkan oleh hukum,” tambah Kaine.
Rekan sejawatnya dari Partai Demokrat, Chuck Schumer, tidak dapat dibujuk dan memberikan suara menentang langkah tersebut, dengan mengatakan bahwa “Partai Republik telah menghabiskan 10 bulan terakhir membongkar sistem layanan kesehatan, meroketkan biaya, dan mempersulit kehidupan sehari-hari keluarga Amerika,”.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!