Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala Perpusnas Sebut Tiga Kunci Sukses Relawan Literasi Masyarakat

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 13:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala Perpusnas Sebut Tiga Kunci Sukses Relawan Literasi Masyarakat Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Perpusnas E Aminudin Aziz pada pembukaan pertemuan pembelajaran sebaya Relawan literasi masyarakat (Relima) di Bogor, Jawa Barat, pada Senin (10/11/2025).

Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) E Aminudin Aziz menyebut tiga kunci utama dalam memperkuat Relawan Literasi Masyarakat (Relima) yang terdiri atas semangat, keikhlasan, dan konsistensi.

"Semangat para Relima sudah tumbuh kuat. Mereka ikhlas bekerja tanpa mengeluh, meski insentif terbatas ternyata menjadi sesuatu yang tidak dikejar. Konsistensi mereka untuk terus hadir, meski kerap mendapatkan penolakan, menjadi motor penggerak gerakan literasi," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam pembukaan pertemuan pembelajaran sebaya Relima di Bogor, Jawa Barat, Senin (10/11).

Ia menegaskan meski banyak tantangan muncul dari para pegiat literasi di berbagai daerah, semua memiliki tujuan yang sama, yakni membangun masyarakat literat untuk kemajuan bangsa.

"Kita semua punya tujuan yang sama yaitu membangun masyarakat menjadi literat, yang menjadi modal utama negara maju," ucapnya.

Ia menilai bahwa Relima yang diinisiasi secara nasional merupakan gerakan besar yang tidak kalah penting dibandingkan dengan gerakan literasi lainnya.

Apalagi Relima didukung dengan keberadaan fasilitator daerah (Fasda) yang sebelumnya telah berjalan.

"Persoalannya adalah, silaturahmi belum terbangun antara Relima dan fasda, sehingga muncul anggapan seolah-olah Relima merupakan pengganti dari forum dan sinergi Perpusnas dengan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Padahal, seharusnya ada sinergi antara dua sisi ini. Gerakan literasi akan pincang bila berjalan sendiri-sendiri," katanya.

Perpusnas berkomitmen untuk memperluas gerakan Relima. Tahun ini terdapat 180 Relima dari 178 kabupaten/kota di 33 provinsi di Indonesia. Tahun depan, Perpusnas menargetkan peningkatan yang lebih besar.

"Tahun depan saya pastikan ada lagi, yang jumlahnya justru lebih banyak jumlah lokusnya. Rencananya ada sekitar 350 lokus, berarti ada 350 Relima," katanya.

Ia juga mengajak seluruh Relima untuk memperkuat komunikasi dan sinergi.

Ia mengingatkan perubahan besar berawal dari langkah kecil yang dilakukan bersama.

"Jika kita tidak dapat mengerjakan hal-hal besar, mari kita kerjakan yang kita bisa. Hal kecil yang dikerjakan dengan semangat, keikhlasan, dan konsistensi, bila dilakukan bersama akan menjadi besar," katanya.

Pembelajaran Sebaya Relima Tahun 2025 diselenggarakan pada 10–13 November 2025. Pada hari kedua, kegiatan ini akan diisi dengan dialog literasi bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Wakil Menteri Dalam Negeri. Selain itu, juga diisi dengan forum dialog untuk berbagi cerita mengenai karya nyata hasil implementasi di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Pemkot Bandung Produksi Bibit Tanaman Secara Mandiri

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Produksi Bib...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

Mengenal Arti Rebo Wekasan, Tradisi Tolak Bala Hari Rabu Terakhir Bulan Safar

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.