Festival Ngayogjazz 2025 akan Digelar di Imogiri Bantul
📅 Selasa, 11 Nov 2025, 23:55 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Yogyakarta - Festival musik Ngayogjazz akan kembali digelar pada Sabtu, 15 November 2025, di Kalurahan (setingkat desa) Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Gelaran Panggung festival Ngayogjazz tahun ini menandai penyelenggaraan Ngayogjazz ke-19 sejak pertama kali dilaksanakan.
"Ngayogjazz 2025 tetap digelar secara gratis dan terbuka untuk umum. Penonton hanya diminta menjaga ketertiban, mematuhi aturan, dan tidak membawa barang yang melanggar norma maupun hukum," kata Koordinator Ngayogjazz, Aji Wartono di Ngaglik, Sleman, Selasa.
Menurut dia, keberlanjutan festival ini berjalan melalui kerja bersama antara panitia dan masyarakat.
"Sejak awal, Ngayogjazz ini dari masyarakat kepada masyarakat. Bentuknya bukan transaksi bisnis, tetapi transaksi sosial. Semua pihak menyiapkan dan menjalankan festival ini secara bersama-sama," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan, tahun ini Ngayogjazz mengusung tema “Jazz Diundang Mbokmu” (Jas dipanggil ibumu). Tagline tersebut sengaja dibiarkan terbuka untuk ditafsirkan secara bebas oleh audiens antara panggilan untuk pulang ke "rumah" atau sekadar nyanyian dan tawa ringan di sela obrolan.
"Namun apapun itu Ngayogjazz ingin mengajak semua orang datang dan bergembira," katanya.
Wartono mengatakan, sejak kali pertama digelar, Ngayogjazz memegang visi sebagai wadah ekspresi bagi komunitas jazz dari berbagai daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Festival ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya bibit-bibit jazz Indonesia agar tetap hidup dan berkembang," katanya.
Sedangkan musisi yang dijadwalkan tampil pada Ngayogjazz 2025 antara lain Sri Hanuraga, Andre Dinuth, Kevin Saura Group 4Tet (Prancis), Eef Van Breen Quartet (Belanda), Suarajiwa (Prancis–Indonesia), Encik Sri Krishna, Kua Etnika feat. Ari Wvlv & Gamelanance, Woppa feat. Farah Di, serta Bennet Brandeis Trio (Amerika Serikat).
Selain itu, Guyub Yogja ikut ambil bagian melalui kolaborasi lintas minat.
Sedangkan komunitas yang terlibat mencakup Paguyuban Onthel Djokdjakarta, Pewarta Foto Indonesia, Gembira Selalu Fotografi, Mentaok Volkswagen Team, Mes 56, dan Komunitas Kopi Nusantara.
Mereka turut menyelenggarakan aktivitas seperti pemutaran film, klinik musik, workshop, hingga Pasar Jazz yang melibatkan UMKM dan pelaku budaya Imogiri.
Panewu (Camat) Imogiri, Bantul Slamet Santosa menyatakan bahwa Imogiri menyambut baik penunjukan sebagai lokasi penyelenggaraan tahun ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!