Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dari Ultraviolet hingga Sinar Gamma, Dunia Tersembunyi dalam Spektrum Cahaya

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 07:20 WIB | Oleh:
Dari Ultraviolet hingga Sinar Gamma, Dunia Tersembunyi dalam Spektrum Cahaya Doc: ANTARA/Harviyan Perdana Putra
Ket. Seorang anak mengamati fenomena alam pelangi yang terlihat di Cepokokuning, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Fenomena alam munculnya pelangi tersebut terjadi karena proses pembiasan sinar matahari ke tetesan air hujan sehingga menimbulkan bermacam deretan warna.

PELANGI adalah representasi spektrum elektromagnetik yang dapat terlihat. Semua warna cahaya terdiri dari radiasi elektromagnetik dan merambat dalam gelombang, beberapa di antaranya terlihat oleh mata manusia.

Panjang gelombang cahaya tampak berkisar dari 400 nanometer untuk cahaya ungu hingga 700 nanometer yang diwakili oleh cahaya merah. Di luar panjang gelombang bisa disebut sebagai cahaya tidak tampak.

Masih ada banyak spektrum elektromagnetik yang tidak terlihat oleh mata telanjang, tetapi meskipun tidak dapat dilihat, spektrum tersebut tetap berpotensi berbahaya. Berikut adalah jenis-jenis cahaya tak terlihat:

Cahaya ultraviolet: Cahaya ini berada di luar spektrum elektromagnetik cahaya ungu. Sebagian besar cahaya ini dipantulkan oleh lapisan ozon, tetapi sinar yang menembusnya dapat menyebabkan kulit terbakar pada kulit yang tidak terlindungi.

Cahaya inframerah: Cahaya ini berada di luar ujung merah spektrum cahaya tampak dan berada di antara panjang gelombang cahaya tampak dan gelombang mikro. Terdapat cahaya inframerah dekat, cahaya merah tampak dekat, dan cahaya inframerah jauh. Inframerah jauh memancarkan energi termal.

Gelombang radio: Gelombang cahaya ini memiliki panjang gelombang terpanjang dari semua cahaya tak kasat mata.

Gelombang radio digunakan untuk berkomunikasi melalui modifikasi dan amplifikasi gelombang suara.

Sinar-X: Panjang gelombang cahaya ini umum digunakan dalam kedokteran. Panjang gelombang ini menembus kulit dan membentuk citra radiografi. Jaringan manusia, tulang, dan tulang rawan menyerap sebagian besar panjang gelombang sinar-X.

Gelombang mikro: Panjang gelombang gelombang mikro berada di antara gelombang radio dan inframerah pada spektrum elektromagnetik.

Gelombang mikro mengeksitasi molekul air dalam makanan, memanaskannya, dan menyebarkan panas ke seluruh makanan. Gelombang mikro dapat membahayakan tubuh karena dapat memanaskan molekul air di jaringan dalam.

Sinar gamma: Sinar gamma memancarkan energi tinggi dan merupakan panjang gelombang paling berbahaya bagi organisme hidup.

Sinar gamma berasal dari interaksi partikel subatom seperti fisi nuklir dan fusi nuklir. Sinar gamma digunakan dalam praktik medis dan membantu dalam pengobatan kanker dengan mengecilkan tumor melalui penggunaan terapi radiasi. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.