Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KSPSI: Prabowo Bahas Kesejahteraan Buruh dalam Pertemuan dengan Sekjen ITUC

📅 Senin, 10 Nov 2025, 19:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
KSPSI: Prabowo Bahas Kesejahteraan Buruh dalam Pertemuan dengan Sekjen ITUC Doc: Antara
Ket. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.

Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (IKSPS) Andi Gani Nena Wea menyampaikan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Jenderal Internasional Trade Union Confederation (ITUC) membahas sejumlah hal, termasuk kesejahteraan buruh

Andi Gani mengatakan dirinya turut serta dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Sekjen ITUC Luc Triangle dan Sekjen ITUC Asia Pasifik Soya Yoshida di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, yang berlangsung sekitar 1,5 jam.

"Tadi bicara dengan Presiden hampir 1,5 jam, bahas kesejahteraan buruh, soal penanganan PHK, dan penyaluran tenaga kerja yang ter-PHK, dan angkatan kerja baru," kata dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/11).

Selain itu, Andi Gani mengatakan pertemuan tersebut turut membahas mengenai desk ketenagakerjaan Polri yang mendapat apresiasi dari kedua tokoh serikat buruh internasional tersebut.

"Kemudian bahas juga desk ketenagakerjaan Polri. Mereka apresiasi apa yang dilakukan Kapolri," ucapnya.

Andi Gani menyebut ITUC merupakan konfederasi buruh terbesar di dunia yang berpusat di Brussel, Belgia, dengan 400 juta anggota dari 384 konfederasi.

Di Indonesia, terdapat tiga afiliasi yang tergabung dalam ITUC, yakni KSPSI, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI).

Andi Gani mengatakan kedua tokoh serikat buruh itu mengapresiasi dan mendukung pemerintahan Prabowo dalam upaya mewujudkan kesejahteraan buruh.

Dalam kesempatan itu, Andi Gani juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo dalam waktu dekat akan mengumumkan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN).

"Dibahas juga sama Presiden, dalam waktu dekat diumumkan Presiden," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.