Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

FEI Jumping World Challenge Menjadi Ajang Seleksi untuk Olimpiade Remaja 2026

📅 Minggu, 09 Nov 2025, 21:45 WIB | Oleh:
FEI Jumping World Challenge Menjadi Ajang Seleksi untuk Olimpiade Remaja 2026 Doc: Antara
Ket. Gadis Kireina Iskandar (tengah) menjadi pemenang seri II FEI Jumping World Challenge 2025 di Arthayasa Stable, Depok, Jawa Barat, Minggu (9/11/2025).

Jakarta - FEI Jumping World Challenge 2025 seri I dan II yang digelar di Arthayasa Stable, Depok, Jawa Barat, pada 7 dan 9 November 2025 menjadi bagian dari proses seleksi atlet berkuda Indonesia menuju Youth Olympic Games (YOG) 2026 di Dakar, Senegal.

Ajang ini juga menentukan perolehan poin menuju putaran final World Jumping Challenge tahun depan. Empat atlet kategori A dengan rintangan 130 cm, Gadis Kireina Iskandar, Nathanael Gabriel Stevano Menayang, Nusrtdinov Zayan Fatih (Dinov), dan Teuku Rifat Harsya, bersaing untuk menjaga peluang lolos.

Ketua Komisi Equestrian PP Pordasi Rafiq Radinal mengatakan penentuan akhir akan bergantung pada hasil seri III dan perbandingan skor zona.

“Kalau di seri III mereka mencatat maksimal dua kesalahan dari dua putaran, peluang mereka untuk lolos cukup besar,” ujar Radiq dalam keterangan resminya, Minggu.

Pada seri I yang berlangsung Jumat (7/11), Dinov tampil sebagai yang terbaik di dua sesi setelah mencatat penalti 20 dan waktu tercepat 53,53 detik, unggul dari Gadis yang membukukan 55,51 detik.

Gadis membalas pada seri II, Minggu (9/11), dengan mencatat total empat penalti, sementara Dinov mengakhiri rangkaian dengan delapan penalti.

Hasil dua seri tersebut menempatkan Gadis sebagai pemimpin sementara perolehan poin Indonesia untuk kategori A. Persaingan menuju seri III di Pulomas pekan depan akan menjadi penentu karena Indonesia berada di zona 9 bersama Singapura, Thailand, India, dan Malaysia, dengan dua atlet terbaik dari zona berhak melaju ke putaran final.

FEI Jumping World Challenge merupakan program Federasi Equestrian Internasional (FEI) untuk mendukung pengembangan olahraga berkuda di negara berkembang.

Setiap zona menggunakan desain lintasan yang sama dan menjalankan rangkaian seleksi secara terpisah.

Selain kelas 130 cm, rangkaian seri I dan II di Arthayasa juga mempertandingkan kelas 50–60 cm, 70 cm, 80–90 cm, 110 cm, dan 120 cm yang diikuti puluhan atlet dari berbagai klub.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.