Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mata Anda Terasa Sepet, Perih, dan Lelah? Hati-hati ini Merupakan Tanda-tanda Mata Kering

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 23:59 WIB | Oleh:
Mata Anda Terasa Sepet, Perih, dan Lelah? Hati-hati ini Merupakan Tanda-tanda Mata Kering Doc: Insto
Ket. Yuki Kato, figur publik sekaligus kreator konten sedang menjalani pemeriksaan mata. Banyak orang yang mengalami mata kering tidak menyadarinya. Padahal, jika dibiarkan tanpa penanganan, mata kering berisiko mengganggu produktivitas dan bahkan sampai kualitas hidup.

JAKARTA – Mata kering bisa mengancam kesehatan organ penglihatan ini tanpa disadari. Berdasarkan Study of Identify Growth Opportunities: Findings Presentation, prevalensi mata kering mencapai 41% untuk area Jabodetabek dan Bandung. 

Sayangnya, banyak orang yang mengalami mata kering tidak menyadarinya. Padahal, jika dibiarkan tanpa penanganan, mata kering berisiko mengganggu produktivitas dan bahkan sampai kualitas hidup. 

Menurut Dr. Eka Octaviani Budiningtyas, SpM, Dokter Spesialis Mata dari JEC Eye Hospitals and Clinics, pasien yang datang karena mata kering jumlahnya sangat banyak. Sebagian besar pasien mata kering datang ketika kondisinya sudah cukup parah.

“Mereka tidak sadar bahwa mereka terkena mata kering, padahal gejala awal seperti mata terasa sepet, perih, dan lelah sudah muncul sejak lama. Jika mereka sadar gejalanya dan ditangani sejak awal, kondisi ini bisa dicegah agar tidak berkembang menjadi lebih berat,” katanya melalui siaran pers pada hari Jumat (7/11).

Ia menambahkan, jika seseorang mengalami gejala mata kering, maka dapat datang berkonsultasi dengan dokter spesialis mata. Hal ini dimaksudkan agar dapat dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap derajat, penyebab, dan tatalaksana mata kering apa yang sesuai.

“Mata kering itu jenis dan derajatnya berbeda-beda, oleh karena itu tatalaksananya juga taylormade, bisa berbeda-beda untuk setiap orang,” ucapnya

Untuk tatalaksana mata kering sendiri beragam, bisa dari kompres hangat, lid hygiene, latihan berkedip, dan juga pemberian artificial tears sebagai pengganti air mata serta vitamin penunjang seperti omega-3. Pada gejala yang sangat berat, bahkan bisa sampai dilakukan operasi.

Tingkatkan Kesadaran

Merespon situasi tersebut, Insto, merek tetes mata dari Combiphar, melalui produk Insto Dry Eyes meluncurkan kampanye "Bebas Mata SePeLe." Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang mata SEpet, PErih, LElah (SePeLe) yang merupakan gejala mata kering.

“Sebagai pemimpin pasar kategori tetes mata yang telah dipercaya lebih dari 50 tahun di Indonesia, Insto memiliki komitmen besar terhadap kesehatan mata masyarakat Indonesia. Rendahnya kesadaran tentang mata kering mendorong kami meluncurkan kampanye ‘Bebas Mata SePeLe’ untuk meningkatkan kesadaran akan gejala mata kering dan pentingnya penanganan mata kering sejak dini,” ungkap Direktur PT Combiphar, Weitarsa Hendarto.

Sementara itu, GM Eye Care Combiphar Farah Feddia, menuturkan keseriusan Insto dalam memahami literasi masyarakat terhadap mata kering diwujudkan melalui berbagai riset dan survei yang dilakukan secara berkelanjutan. Salah satu temuannya menunjukkan bahwa 4 dari 10 orang mengalami mata kering, namun separuhnya tidak menyadari kondisinya.

“Fakta ini menegaskan pentingnya upaya edukasi yang lebih luas. Karena itu, melalui kampanye ‘Bebas Mata SePeLe’, Insto melalui Insto Dry Eyes hadir untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menghadirkan solusi yang sesuai kebutuhan, agar masyarakat Indonesia dapat menjaga kesehatan mata dan tetap produktif,” terangnya.

Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat akan kondisi mata kering dapat berpotensi membuat kondisi mata kering yang tidak tertangani menjadi lebih berat tingkatannya. Hal ini kian mengkhawatirkan, karena masyarakat kerap abai ketika gejala mata kering seperti mata sepet, perih dan lelah muncul.

Sebagai solusi untuk mengatasi gejala mata kering, mata sepet, perih, dan lelah "Mata SePeLe," Insto dengan varian Insto Dry Eyes yang diformulasikan khusus dengan Hydroxypropyl Methylcellulose (HPMC). Kandungan bahan aktif ini bahkan diajukan oleh International Council of Ophthalmology (ICO) ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai guideline terapi untuk mengatasi gejala mata kering.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.