Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Topan Kalmaegi Tewaskan Lebih dari 100 Warga Filipina

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 02:15 WIB | Oleh:
Topan Kalmaegi Tewaskan Lebih dari 100 Warga Filipina Doc: AFP/Jam STA ROSA
Ket. Seorang warga Talisay di Provinsi Cebu, Filipina, berjalan melintasi reruntuhan rumah yang porak poranda diterjang Topan Kalmaegi pada Rabu (5/11). Pejabat di Filipina melaporkan jumlah korban tewas akibat topan ini telah meningkat melewati angka 100 jiwa.

CEBU - Jumlah korban tewas akibat Topan Kalmaegi di Filipina tengah pada Rabu (5/11) dilaporkan meningkat melewati angka 100 setelah dampak buruknya terhadap Provinsi Cebu menjadi lebih nyata karena menimbulkan banjir terburuk yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Banjir telah melanda kota-kota di provinsi itu sehari sebelumnya, menyapu mobil-mobil, gubuk-gubuk di tepi sungai, dan bahkan truk kontainer pengiriman besar.

Juru bicara Cebu, Rhon Ramos, mengatakan kepada AFP bahwa 35 jenazah telah ditemukan dari daerah banjir di Liloan, sebuah kota yang merupakan bagian dari wilayah metropolitan ibu kota provinsi, Kota Cebu. Berita buruk ini menambah jumlah korban tewas di Cebu menjadi 76.

Di Pulau Negros yang berdekatan, sedikitnya 12 orang tewas dan 12 lainnya hilang setelah hujan lebat akibat Kalmaegi menyebabkan banjir lahar dingin yang kemudian mengubur rumah-rumah di Kota Canlaon, kata Letnan polisi Stephen Polinar.

"Letusan gunung berapi Kanlaon sejak tahun lalu telah mengendapkan material vulkanik di bagian atasnya. Ketika hujan turun, endapan tersebut bergemuruh hingga ke desa-desa," ujar dia.

Daerah sekitar Kota Cebu curah hujan mencapai 183 mm dalam 24 jam sebelum terjangan  Kalmaegi, jauh di atas rata-rata bulanan 131 mm, kata pakar cuaca bernama Charmagne Varilla kepada AFP.

Para ilmuwan memperingatkan bahwa badai menjadi lebih kuat akibat perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia. Lautan yang lebih hangat memungkinkan topan menguat dengan cepat, dan atmosfer yang lebih hangat menahan lebih banyak kelembapan, yang berarti curah hujan yang lebih tinggi.

Filipina dilanda rata-rata 20 badai dan topan setiap tahun, yang secara rutin melanda wilayah rawan bencana tempat jutaan orang hidup dalam kemiskinan. Menurut Varilla, Topan Kalmaegi merupakan topan urutan ke-20 dan akan ada sedikitnya tiga hingga lima badai lagi yang akan melanda Filipina hingga akhir Desember mendatang. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.