Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pondok Labu Jadi Benteng Baru Perang Narkoba! Polres Jaksel Turun Tangan

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 21:36 WIB | Oleh:
Pondok Labu Jadi Benteng Baru Perang Narkoba! Polres Jaksel Turun Tangan Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Polres Metro Jakarta Selatan mendukung Kelurahan Pondok Labu, Cilandak menjadi kampung tangguh antinarkoba, Jakarta, Kamis (6/11).

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan (Polres Jaksel) memperkuat upaya pemberantasan narkoba dengan mendorong Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jaksel sebagai kampung tangguh antinarkoba. Inisiatif ini hadir di tengah tingginya tingkat penyalahgunaan narkoba di Jakarta, yang mencatat 132 ribu pengguna hingga awal 2025.

"Karena kita tahu bahwa narkoba itu adalah musuh bersama," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly di Pondok Labu Jakarta, Kamis.

Nicolas mengatakan pada satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Polri berhasil memberantas atau menangani narkoba sebanyak 214 ton.

Maka itu, penting peran masyarakat sebagai wujud nyata untuk membantu polisi memberantas narkoba di lingkungan masing-masing.

"Kami sangat berharap ada kolaborasi di antara pihak Polres Metro Jaksel dengan warga Pondok Labu ini khususnya intervensi berbasis masyarakat (IBM) dan juga relawan antinarkoba," ucapnya.

Ditekankan, tugas pokok Polri yakni upaya preemtif, preventif, dan represif. Preemtif yaitu menyentuh hati warga untuk memberikan kesadaran dampak negatif penyalahgunaan narkoba yang akan merusak lingkungan dan juga pribadi para pelaku narkoba itu sendiri.

Kemudian, upaya preventif yakni melalui sosialisasi kampanye-kampanye antinarkoba melalui masyarakat yg tergabung dalam kelompok relawan seperti IBM.

"Lalu, tindakan represif itu upaya pemberantasan, penegakan hukum terhadap penyalahgunaan itu sendiri," ucapnya.

Ke depannya, Polres Metro Jakarta Selatan akan terus melakukan patroli dan sosialisasi terkait pencegahan penggunaan narkoba di wilayah itu.

Kampung tangguh antinarkoba di Pondok Labu, Jakarta Selatan telah berdiri sejak 2022 dengan dipelopori kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan narkoba.

BNN RI mencatat Jakarta menjadi titik episentrum peredaran gelap narkoba dengan tingkat prevalensi penyalahguna mencapai 3,3 persen atau setara dengan 132 ribu jiwa hingga awal 2025.

Berdasarkan data dan pemetaan yang dilakukan, terdapat 112 kawasan rawan narkoba di Provinsi DKI Jakarta.

Sebagai bentuk penanganan, BNN Provinsi menyampaikan saat ini terdapat empat klinik yang diketahui telah memberikan layanan rehabilitasi kepada 1.150 penyalahguna di DKI Jakarta.

Kemiskinan dimanfaatkan oleh para bandar untuk membentuk patron-patron sosial baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.