Bandara di Australia Terapkan Sistem Keamanan Baru, Pemeriksaan Hanya 10 Menit
Kamis, 06 Nov 2025, 13:45 WIBJAKARTA - Pemerintah Federal Australia tengah melakukan modernisasi besar terhadap sistem keamanan bandara senilai 2 miliar dolar Australia. Melalui teknologi baru, penumpang kini tidak perlu lagi mengeluarkan laptop, cairan, atau aerosol dari tas saat melewati pemeriksaan. Uji coba yang sudah diterapkan di Bandara Sydney menunjukkan hasil signifikan, proses keamanan kini hanya memakan waktu sekitar 10 menit per penumpang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan efisiensi layanan di bandara internasional maupun domestik.
Teknologi Baru Percepat Pemeriksaan
Bandara Internasional Kingsford Smith di Sydney menjadi yang pertama menerapkan sistem keamanan terbaru dengan teknologi computed tomography (CT) canggih serta alat pemindai tubuh berbasis gelombang milimeter. Teknologi ini menggantikan sistem sinar-X konvensional dan memungkinkan pemeriksaan barang tanpa perlu membongkar isi tas.
Dilansir dari The Nightly, penerapan sistem ini secara signifikan memangkas antrean panjang di area pemeriksaan. Dari 15 jalur pemeriksaan di Terminal 1, sebanyak 11 jalur kini telah beroperasi dengan sistem baru, sementara empat jalur lainnya ditargetkan aktif pada 7 November.
Selain itu, proyek peningkatan keamanan senilai 200 juta dolar di Terminal 2 domestik sedang dalam tahap penyelesaian dan diharapkan rampung beberapa pekan mendatang. Meskipun jumlah jalur berkurang dari 17 menjadi 15, kapasitas pemeriksaan meningkat hampir 30 persen berkat penggunaan sabuk konveyor sepanjang 21 meter.
Waktu Pemeriksaan Jauh Lebih Singkat
Sejak jalur baru diperkenalkan, 99,1 persen penumpang internasional dan 99,9 persen penumpang domestik berhasil melewati pemeriksaan dalam waktu kurang dari 10 menit. Angka ini jauh di atas target pemerintah yang memperkirakan durasi maksimal 15 menit dari check-in hingga gerbang keberangkatan.
Selain itu, penerapan 40Â smart gate baru juga mempercepat proses imigrasi penumpang yang tiba di Australia. Pihak Bandara Sydney mencatat 90 persen penumpang kini menyelesaikan proses masuk hanya dalam waktu 35 menit.
Kepala Eksekutif Bandara Sydney, Scott Charlton, menyebut hasil ini sebagai bukti bahwa investasi besar pemerintah dalam sistem keamanan dan layanan digital berhasil meningkatkan kenyamanan perjalanan. âInvestasi kami dalam teknologi penyaringan dan peningkatan terminal telah memberikan pengalaman perjalanan yang jauh lebih efisien,â ujarnya.
Akan Diterapkan di Seluruh Bandara Australia
Modernisasi sistem keamanan ini akan diperluas ke seluruh bandara utama di Australia sebelum 2026. Bandara Brisbane telah memulai penerapan lima jalur CT baru pada akhir Oktober sebagai bagian dari program Transformasi Terminal Domestik. Penerapan serupa di terminal internasionalnya dijadwalkan selesai pada akhir 2025.
Sementara itu, Bandara Melbourne juga telah memperbarui jalur pemeriksaannya dengan teknologi CT dan pemindai tubuh terbaru di Terminal 1. Upaya serentak ini diharapkan mempercepat arus penumpang di tengah meningkatnya lalu lintas penerbangan internasional dari maskapai seperti Turkish Airlines, Etihad, dan Virgin Australia-Qatar Airways.
- australia
- Bandara Australia
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Reza Aditya Firdaus
Berita Terkait:
-
Jatuh dan Terbakar di Georgia, Pesawat Kargo Militer Turki Tewaskan Puluhan Orang
-
Janice Tjen Targetkan Peringkat 20 Besar Dunia Musim Depan
-
Pastikan Situasi Kondusif, Pemkot Depok Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme
-
Aksi Penyelamatan Satwa: 458 Burung Kembali ke Alam Liar di Lampung
-
Isi Agenda Presiden Prabowo di Australia: Bahas Strategi Global, Tutup dengan Jamuan Kenegaraan
-
BGN: Kasus Keracunan di Program MBG Terjadi karena SPPG Abaikan SOP
-
Kapal Perang Australia Terobos Selat Taiwan, Militer Tiongkok Pasang Status Siaga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.