Departemen Manajemen FEB UI Melatih Tata Kelola dan Keuangan bagi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
Rabu, 05 Agu 2026, 11:01 WIBTANGERANG SELATAN (05/8) â Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Tata Kelola Keuangan, Kemandirian Finansial, dan Keberlanjutan PKBM melalui Sistem Manajemen Keuangan dan Digitalisasi Unit Usaha Edukatif di Kopi Klotok Pamulang, Tangerang Selatan, Banten.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) agar mampu memberikan layanan pendidikan nonformal yang lebih profesional, adaptif, dan berkelanjutan.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai respons terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi banyak PKBM, seperti belum optimalnya sistem pengelolaan keuangan, rendahnya kapasitas dalam penyusunan anggaran dan pelaporan keuangan, tingginya kebergantungan terhadap bantuan operasional pemerintah, serta masih terbatasnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pengelolaan organisasi dan pengembangan unit usaha edukatif.
Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan kapasitas pengelola PKBM agar mampu membangun sistem kelembagaan yang lebih mandiri dan berdaya saing. Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pembekalan mengenai penyusunan Sistem Manajemen Keuangan, sistem pencatatan, perencanaan dan pelaporan keuangan yang akuntabel, peningkatan literasi keuangan organisasi, strategi pengembangan unit usaha edukatif berbasis digital, serta penyusunan strategi keberlanjutan kelembagaan.
Materi tersebut dirancang agar dapat diterapkan secara praktis sesuai dengan kebutuhan masing-masing PKBM sehingga mampu mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dan berbasis data.
Selain sesi pelatihan, kegiatan ini juga dirancang menggunakan pendekatan capacity building yang dipadukan dengan technical assistance dan participatory learning. Pendekatan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman konseptual kepada peserta, tetapi juga dilanjutkan dengan pendampingan implementasi, mulai dari penyusunan sistem administrasi dan keuangan, format pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan sederhana, hingga pengembangan Sistem Manajemen Keuangan sesuai kebutuhan masing-masing PKBM.
Dengan demikian, hasil pelatihan diharapkan dapat langsung diimplementasikan dalam tata kelola organisasi sehari-hari.
Ketua penyelenggara, Prof. Rofikoh Rokhim, Ph.D., menyampaikan bahwa penguatan tata kelola organisasi merupakan fondasi utama dalam membangun keberlanjutan PKBM sebagai lembaga pendidikan masyarakat.
"PKBM memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan nonformal. Agar mampu terus memberikan manfaat bagi masyarakat, PKBM perlu memiliki tata kelola organisasi yang profesional, sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel, serta strategi keberlanjutan yang mampu menciptakan kemandirian finansial. Melalui pelatihan ini, kami berharap para pengelola PKBM mampu membangun organisasi yang semakin adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
âKita wajib bantu saudara-saudara kita yang terpaksa putus sekolah karena berbagai alasan. Ijazah paket A, B, C mereka menjadi bekal untuk karier lebih lanjut, bahkan untuk masuk perguruan tinggi terkemuka."
Program ini juga mendorong peserta untuk mulai mengembangkan unit usaha edukatif berbasis digital sebagai salah satu sumber pendapatan alternatif. Melalui inovasi tersebut, PKBM diharapkan tidak hanya bergantung pada dana bantuan operasional, tetapi juga mampu membangun model bisnis sosial yang mendukung keberlangsungan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Pendekatan ini menjadi salah satu strategi penting dalam mewujudkan PKBM yang mandiri secara finansial sekaligus tetap berorientasi pada pelayanan publik. Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Departemen Manajemen FEB UI, yaitu Prof. Rofikoh Rokhim, Ph.D., Maria Ulpah, Ph.D., Gita Gayatri, Ph.D., Dr. Elok Savitri Pusparini, Dr. Dwi Nastiti Danarsari, dan Yeshika Alversia, M.Sc.
Para fasilitator berbagi pengalaman mengenai praktik tata kelola organisasi, manajemen keuangan, inovasi bisnis, serta strategi keberlanjutan kelembagaan yang relevan dengan kebutuhan PKBM.
Program ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Penguatan Tata Kelola Keuangan dan Kelembagaan BUMDes dan PKBM yang dikembangkan oleh Departemen Manajemen FEB UI.
Program tersebut selaras dengan komitmen dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat guna meningkatkan literasi keuangan, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta mendorong pembangunan ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.Ke depan, pelaksanaan program tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi akan dilanjutkan melalui monitoring dan pendampingan implementasi.
Dengan pendekatan tersebut, diharapkan setiap PKBM mampu menyusun Financial Management System, membangun sistem pencatatan dan pelaporan keuangan yang lebih baik, mengembangkan unit usaha edukatif berbasis digital, serta memiliki rencana keberlanjutan kelembagaan yang dapat diterapkan secara konsisten.
Pada akhirnya, penguatan kapasitas ini diharapkan menghasilkan PKBM yang lebih profesional, mandiri, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi peningkatan kualitas pendidikan nonformal serta pemberdayaan masyarakat di Indonesia.
âKami turun lapangan langsung melihat problem dan membantu pemberdayaan masyarakat. Kami bukan hanya menara gading yang hanya teori-teori saja,â tegas Rofikoh.
- Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
- Departemen Manajemen FEB UI
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.