Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ahmad Sahroni Dinonaktifkan 6 Bulan dari DPR

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 15:14 WIB | Oleh:
Ahmad Sahroni Dinonaktifkan 6 Bulan dari DPR Doc: ANTARA
Ket. Ahmad Sahroni dalam sidang MKD, Rabu (5/11).

JAKARTA —- Ahmad Sahroni dari Fraksi Partai NasDem resmi dinonaktifkan selama enam bulan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Keputusan ini diambil dalam sidang putusan yang digelar Rabu, 5 November 2025, setelah Sahroni terbukti melakukan pelanggaran kode etik legislatif. 

“Menyatakan teradu lima, Ahmad Sahroni, terbukti telah melanggar kode etik DPR RI. Menghukum teradu lima, Ahmad Sahroni, nonaktif selama 6 bulan berlaku sejak putusan ini dibacakan yang dihitung sejak penonaktifan yang bersangkutan sebagaimana keputusan DPP Nasdem," kata Wakil Ketua MKD Adang Darajatun dalam putusan.

Dalam putusannya, MKD mencabut hak keuangan Sahroni dan menetapkan masa penonaktifan selama enam bulan efektif sejak tanggal ditetapkan. Alasan pemberian sanksi ini dinyatakan sebagai akibat pelanggaran perilaku etis yang dilaporkan beberapa kelompok pengadu, dan MKD menyebut bahwa perilaku tersebut telah melanggar standar anggota DPR. 

Menanggapi keputusan ini, Ahmad Sahroni menerima dan mengatakan kedepannya untuk lebih memperbaiki diri lagi.

“Keputusan sudah diputus oleh MKD dan saya terima dengan lapang dada. Saya ambil hikmahnya dari apa yang sudah terjadi,” ujar Sahroni seperti yang dari CNN, Rabu (5/11).

Keputusan ini menandakan bahwa selama masa sanksi, Sahroni tidak akan aktif dalam kegiatan resmi DPR termasuk rapat komisi maupun fraksi, dan juga hak keuangannya ditangguhkan. 

Sahroni memang sebelumnya terjerat sorotan publik setelah aksinya dalam beberapa momen telah dinilai mengganggu citra DPR. 

Publik dan sejumlah organisasi masyarakat menilai bahwa sanksi ini bertujuan untuk memperkuat akuntabilitas dan memulihkan kepercayaan terhadap legislatif.

Meski demikian, nonaktifnya Sahroni tidak serta-merta membuat kursinya kosong. Fraksi NasDem dan pimpinan DPR akan menyiapkan mekanisme internal guna mengisi kekosongan tugas yang ditinggalkan hingga masa sanksi selesai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.