Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kisah Tiga Brand Lokal yang Sukses Go Digital: Dari Tas, Seni, hingga Sepatu Buatan Anak Negeri

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 19:05 WIB | Oleh:
Kisah Tiga Brand Lokal yang Sukses Go Digital: Dari Tas, Seni, hingga Sepatu Buatan Anak Negeri Doc: Tokopedia
Ket. Dari kiri, Hanny Zeng, CEO dan Founder Jims; Afra Viena, Co-Founder Sovlo; dan Alfonsus Ivan Kurniadi pendiri merek sepatu Kanky.

Di tengah pesatnya transformasi digital, pelaku UMKM terus membuktikan diri sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia.  Dengan kontribusi lebih dari 60% terhadap PDB nasional, sektor ini menjadi penopang penting sekaligus simbol semangat pantang menyerah di tengah perubahan zaman.

Namun, tantangan terbesar bagi banyak pelaku usaha kecil tetap sama: bagaimana beradaptasi dengan perilaku konsumen yang semakin digital, sekaligus tetap relevan dan kompetitif. Di antara jutaan pelaku usaha di tanah air, tiga brand lokal yakni Jims Honey, Sovlo, dan Kanky, menjadi bukti bahwa adaptasi digital bukan sekadar pilihan, tetapi kunci menuju pertumbuhan berkelanjutan.

Lewat inovasi, konsistensi, dan dukungan ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia, ketiganya berhasil naik kelas dan membawa dampak ekonomi nyata bagi komunitas di sekitar mereka.

Jims Honey: Dari Usaha Rumahan Menuju Omzet Miliaran

Kisah Jims Honey dimulai dari sebuah gudang kecil di Pademangan, Jakarta Utara. Pada 2014, pasangan Hanny dan Jims Zeng memutuskan fokus memproduksi tas wanita lokal yang modis, terjangkau, namun tetap berkualitas. Kini, setelah satu dekade, Jims Honey telah tumbuh pesat dengan lebih dari 300 karyawan dan ratusan penjahit mitra di Cibinong.

“Kami ingin perempuan Indonesia tampil percaya diri dengan produk berkualitas tanpa harus membayar mahal,” kata CEO dan Founder Jims Honey, Hanny Zeng.

Perjalanan perusahaan tidak instan: tim Jims Honey konsisten melakukan riset tren, memantau gaya hidup konsumen wanita Indonesia, dan menerapkan uji kualitas ketat di setiap tahap produksi. Masuk ke ekosistem e-commerce menjadi titik balik penting.

Bergabung dengan Tokopedia sejak 2021 dan aktif di TikTok Shop mulai Maret 2024 mendorong pertumbuhan pesat dari penjualan ratusan juta per bulan menjadi miliaran per bulan, atau meningkat sekitar 70 kali lipat. Salah satu faktor kunci adalah jaringan lebih dari 300 affiliate aktif yang membantu memperluas jangkauan penjualan.

“Melalui TikTok Shop by Tokopedia, kami membuka kesempatan bagi siapa pun—mulai ibu rumah tangga hingga mahasiswa—untuk mendapatkan penghasilan tambahan lewat program affiliate,” ungkap Hanny.

Momentum kampanye besar seperti Promo Guncang 10.10 dan 11.11 yang diselenggarakan Tokopedia dan TikTok Shop turut mempercepat lonjakan penjualan. Menyambut puncak Promo Guncang 11.11 tahun ini, Jims Honey menyiapkan enam produk baru, termasuk kolaborasi eksklusif dengan seorang artis Indonesia, yang akan diluncurkan terlebih dahulu di TikTok Shop sebelum tersedia di platform lain.

Dengan kombinasi produk yang relevan, strategi pemasaran digital, dan jaringan mitra yang kuat, Jims Honey terus memperkuat posisinya sebagai merek tas wanita lokal yang kompetitif di pasar nasional.

Sovlo: Rumah Ilustrator Lokal yang Menghubungkan Kreativitas Indonesia dengan Dunia

Didirikan di tengah tantangan pandemi, Sovlo lahir dari semangat untuk bertahan sekaligus berinovasi. Ketika bisnis souvenir custom milik induk perusahaannya terdampak, tim Sovlo justru memilih langkah berani, melahirkan brand baru yang menjadikan karya ilustrator lokal sebagai jiwa dari setiap produknya.

Kini, Sovlo dikenal sebagai “Rumah Ilustrator Lokal” yang menghadirkan art-infused everyday products, produk keseharian yang berpadu dengan sentuhan seni. Mulai dari tas, aksesori, apparel, hingga home decor, setiap desain membawa kisah, warna, dan karakter khas Indonesia, menghadirkan seni dalam bentuk yang dapat dipakai dan dinikmati setiap hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.