Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Beberapa Kecamatan di Kabupaten Malang Rawan Bencana Hidrometeorologi

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 21:55 WIB | Oleh:
Beberapa Kecamatan di Kabupaten Malang Rawan Bencana Hidrometeorologi Doc: Antara
Ket. Petugas BPBD Kabupaten Malang melakukan asesmen untuk mengetahui dampak kerusakan terhadap bangunan warga imbas kejadian angin puting beliung yang melanda Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2025).

Malang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melakukan proses asesmen guna mengetahui dampak kerusakan akibat peristiwa angin puting beliung yang menerjang Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Minggu.

"Kami masih melakukan asesmen, masih belum selesai, (area terdampak) lumayan luas dan terpecah-pecah," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan di Malang, Jawa Timur.

Proses asesmen terkait dampak angin puting beliung tersebut juga melibatkan tim reaksi cepat (TRC) dan Pos Lapangan (Poslap) Singosari.

Berdasarkan laporan dari BPBD setempat, peristiwa angin puting beliung terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu kondisi cuaca di wilayah setempat juga diguyur hujan berintensitas sedang hingga deras.

Kondisi cuaca hujan tersebut kemudian dibarengi dengan terjadinya angin kencang, sehingga diduga menjadi pemicu cuaca ekstrim berupa angin puting beliung di Desa Sumbersekar.

Kemudian, dari laporan tersebut juga disebutkan bahwa peristiwa angin puting beliung tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Sampai saat ini tahap penanganan di lokasi kejadian masih terus dilakukan oleh petugas dari BPBD dan perangkat Desa Sumbersekar bersama sejumlah pihak terkait, seperti Buana Solusindo, Marva Telekomunikasi, dan masyarakat setempat.

Mengacu pada hasil pemetaan tentang sebaran daerah rawan bencana hidrometeorologi dari BPBD Kabupaten Malang, Kecamatan Dau merupakan salah wilayah di Kabupaten Malang yang memiliki kerawanan terdampak angin kencang dan puting beliung.

Selain Kecamatan Dau, daerah lain yang masuk kategori rawan angin kencang dan puting beliung, yakni Kecamatan Karangploso, Kecamatan Singosari, Kecamatan Lawang, Kecamatan Pakis, dan Kecamatan Jabung.

Kemudian, Kecamatan Tajinan, Kecamatan Poncokusumo, Kecamatan Bululawang, Kecamatan Gondanglegi, Kecamatan Sumberpucung, dan Kecamatan Kepanjen.

Peristiwa angin puting beliung di Kecamatan Dau hari ini juga terekam melalui video amatir pengendara kendaraan roda empat yang diunggah dan tersebar melalui beberapa akun Instagram.

Pada video yang diambil dari dalam mobil itu memperlihatkan terjangan angin kencang membuat sejumlah rombong hingga atap bangunan tersapu dan roboh.

Beberapa material bangunan pun nampak berceceran di jalan usai sebelumnya terbang terdampak angin puting beliung.

Perekam video pun panik dan memacu mobilnya dalam kondisi mundur untuk menjauh dari lokasi sambil beberapa kali mengucapkan kali istighfar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.