Waspada Ada gangguan Kesehatan Jika Sering Berkeringat Saat Tidur
📅 Sabtu, 01 Nov 2025, 22:00 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: istock.com
BANDUNG: Berkeringat saat tidur sebenarnya hal yang wajar, terutama saat cuaca panas atau ventilasi kamar tidak memadai. Namun jika tubuh terus mengeluarkan keringat meski suhu ruangan sejuk tanpa aktivitas berat, bisa jadi itu tanda gangguan kesehatan.
Dikutip dari laman Alodokter, keringat malam bisa dipicu oleh sejumlah faktor ringan. Seperti mengonsumsi makanan pedas atau panas sebelum tidur, rasa cemas, kebiasaan merokok, hingga minuman beralkohol.
Akan tetapi, jika penyebab tersebut sudah dikesampingkan dan keringat tetap muncul, sebaiknya jangan diabaikan. Kondisi ini bisa menjadi gejala penyakit tertentu.
Berikut beberapa gangguan kesehatan yang dapat menyebabkan seseorang sering berkeringat saat tidur:
1. Menopause
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada perempuan , masa menopause sering disertai gejala hot flashes atau sensasi panas mendadak yang membuat tubuh berkeringat, termasuk saat tidur. Hal ini terjadi akibat perubahan hormon estrogen yang memengaruhi pengaturan suhu tubuh.
2. Hipoglikemia
Kondisi ketika kadar gula darah turun drastis ini bisa memicu keluarnya keringat berlebih, bahkan di malam hari. Hipoglikemia biasanya disertai gejala pusing, gemetar, dan lemas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penyebabnya sendiri bisa dikarenakan beberapa faktor diantaranya tidak makan yang cukup, penggunaan obat antidiabetes, atau terapi insulin berlebih.
3. Penyakit Infeksi
Beberapa infeksi seperti tuberkulosis (TBC), HIV, malaria, endokarditis, brusellosis, dan osteomielitis dapat menimbulkan keringat malam. Selain itu, penderita umumnya mengalami gejala lain seperti demam, batuk berkepanjangan, nyeri otot, dan penurunan berat badan.
4. Hiperhidrosis
Hiperhidrosis adalah kondisi medis di mana tubuh memproduksi keringat secara berlebihan, bahkan tanpa aktivitas fisik atau suhu panas. Penderitanya bisa berkeringat di area tertentu seperti telapak tangan, ketiak, atau wajah—baik saat terjaga maupun tertidur.
5. Gangguan Hormon
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!