Teknologi Perawatan Kanker Payudara Terbaru Berikan Peluang Hidup Lebih Besar
📅 Jumat, 31 Okt 2025, 14:58 WIB | Oleh: Haryo BronoRosalind kemudian menjalani prosedur mastektomi minimal invasif dengan teknik skin and nipple-sparing, disertai rekonstruksi payudara menggunakan jaringan perut (abdominal free-flap) di bawah penanganan Dr. Sabrina Ngaserin. Bekas luka di bagian ketiaknya hampir tidak terlihat, serta bentuk dan tekstur payudaranya menyerupai kondisi semula.
“Dengan memahami secara mendalam biologi unik dari setiap tumor, kami bisa menawarkan pengobatan yang lebih cerdas, aman, dan tentunya dapat memberdayakan kehidupan pasien dengan kualitas terbaik. Proses pemulihan tidak seharusnya mengorbankan diri pasien, terutama percaya dirinya,,” tambah Dr. Sabrina Ngaserin.
Deteksi Dini Jadi Kunci Utama
Bagi banyak perempuan, perjalanan untuk melakukan pengecekan mungkin dimulai dengan ketakutan, namun nyatanya dapat berakhir dengan kekuatan. Berkat dorongan dan perhatian dari Dr. Sabrina dan tim, ia akhirnya menjalani prosedur tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya sangat bersyukur semua berjalan lancar, dan hasil histologi menunjukkan kanker tersebut benar masih berada di stadium 0, sehingga tidak perlu ada pengobatan lanjutan. Perjalanan ini mengingatkan saya betapa berharganya deteksi dini dan keberanian diri. Jangan pernah abaikan kesehatan, dengarkan kondisi tubuh, dan lakukan pemeriksaan rutin untuk kesejahteraan diri sendiri,” tambah Rosalind.
Dengan jenis layanan perawatan kanker payudara yang terus berkembang, paduan perawatan dan teknologi medis terdepan dari IHH Healthcare Singapore memberikan alasan yang kuat bagi perempuan Indonesia untuk lebih optimis dalam menyambut masa depan.
Ketika perawatan yang dipersonalisasi dan penuh empati dilakukan sejak dini, ditambah dengan adanya dukungan dari orang-orang terdekat, perjalanan penuh harapan dan ketangguhan seorang penyintas kanker payudara dapat menjadi inspirasi dan awal yang baru bagi lebih banyak perempuan di luar sana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!