Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina NRE Berkomitmen Mengubah Potensi Energi Hijau untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional

📅 Senin, 27 Okt 2025, 10:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertamina NRE Berkomitmen Mengubah Potensi Energi Hijau untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional Doc: ANTARA
Ket. Direktur Manajemen Risiko Pertamina NRE Iin Febrian.

JAKARTA – Pertamina New and Renewable Energi (Pertamina NRE) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi pengubahan potensi energi hijau menjadi peluang emas bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Manajemen Risiko Pertamina NRE Iin Febrian mengatakan keberhasilan transisi energi tak hanya bertumpu pada teknologi dan kebijakan, tetapi juga pada sumber daya manusia (SDM) yang berintegritas dan adaptif.

"Karena itu, membangun risk culture menjadi kunci agar setiap individu memahami perannya dalam menjaga keberlanjutan bisnis," ujar Iin dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/10).

Sejalan dengan penekanan pada manusia dan budaya, Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero) Ahmad Siddik Badrudin menyoroti fungsi manajemen risiko sebagai pagar strategi.

"Setiap inisiatif bisnis harus bergerak dalam koridor risk appetite perusahaan, mengantisipasi potensi risiko, dan menyiapkan risk treatment yang tepat agar risiko terkelola dan nilai bisnis bertumbuh," imbuhnya.

Sementara itu, salah satu komitmen Pertamina terhadap energi dan ekonomi hijau tercermin dalam Risk Management Forum 2025: Turning Green into Gold, ajang kolaborasi untuk memperkuat budaya manajemen risiko dan menyinergikan langkah lintas fungsi demi percepatan transisi energi bersih.

Tema "Turning Green into Gold" menjadi cara pandang Pertamina dan PNRE untuk mengubah tantangan pengembangan energi hijau menjadi peluang bernilai ekonomi.

Tahun ini menandai penyelenggaraan ke-10 Risk Management Forum di lingkup Pertamina dan edisi ke-3 oleh Pertamina NRE.

Risk Management Forum 2025 turut menggandeng sejumlah pihak terkait seperti Kementerian Investasi/BKPM, PT PLN (Persero), dan Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Forum ini sekaligus wujud komitmen bersama antara pemerintah dan BUMN dalam mendukung percepatan transisi energi di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Perencanaan BKPM Dedi Latip mengatakan pihaknya sedang menyinkronkan regulasi untuk mempercepat transisi menuju net zero emission.

RUU Energi Terbarukan, kata dia, hampir rampung dan didorong segera disahkan agar pembangunan energi bersih melaju masif.

"Indonesia punya potensi hidrogen, panas bumi, dan surya yang besar. Tugas kita memastikan potensi itu diimplementasikan, bukan sekadar dibicarakan," ujar Dedi.

Dengan regulasi yang semakin jelas dan manajemen risiko yang kian matang, potensi energi hidrogen, panas bumi, dan surya di Indonesia berpeluang lebih cepat diwujudkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.