Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri PU Sebut Presiden Prabowo Perintahkan Fokus Penanganan Sampah

📅 Senin, 27 Okt 2025, 15:33 WIB | Oleh:
Menteri PU Sebut Presiden Prabowo Perintahkan Fokus Penanganan Sampah Doc: antara foto
Ket. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo pada acara puncak Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2025 di Bekasi, Jawa Barat pada Senin (27/10).

BEKASI - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto perintahkan pembangunan infrastruktur dengan fokus penanganan sampah.

"Alhamdulillah, Pak Presiden sedari awal sudah mengingatkan kita semua segera fokus tangani sampah," ujar Dody dalam jumpa pers acara puncak Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2025 di Bekasi, Jawa Barat pada Senin (27/10).

Menurut dia, upaya penanganan sampah dapat dimulai dari budaya memilah dan memilih sampah sebelum dibuang ke tempat sampah.

"Kita memulai mengedukasi masyarakat. Dari mulai anak-anak kita, kita berharap budaya memilah dan memilih sampah itu sudah menjadi budaya dari mulai sejak dini," katanya.

Dody menekankan bahwa budaya memilah dan memilih sampah sudah harus menjadi kewajiban, karena sampah perkotaan sudah tidak terbendung lagi.

"Kita bisa melihat seberapa tinggi gunungan sampah di Bantar Gebang, tapi ke depan Insya Allah gunungan-gunungan sampah seperti di Bantar Gebang pelan-pelan kita akan kikis, dengan kita buat budaya baru dimulai dari anak-anak kita, dimulai dari kita sendiri, untuk memilih-milih sampah, sebelum kita buang ke tempat pembuangan sampah," katanya.

Dia berharap-harap melalui budaya memilah dan memilih sampah tersebut maka ke depannya Indonesia akan lebih bersih dan lebih maju untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya mengungkapkan aksi pilah sampah merupakan upaya dalam rangka mewujudkan kota cerdas yang manusiawi di Indonesia.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan pentingnya komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Menurut dia, Pemda harus mengambil peran utama melalui inovasi dan aktif melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sampah, khususnya dalam pemilahan sampah di tingkat rumah tangga.

Sementara itu Direktur Jenderal Cipta Karya Dewi Chomistriana menyampaikan, kota cerdas yang memanusiakan penduduknya membutuhkan ekosistem kolaboratif, dari perencanaan presisi sampai membentuk kebiasaan warganya di level rumah tangga.

"Infrastruktur akan berfungsi secara efektif ketika disertai perilaku yang sesuai, terutama budaya pilah sampah sejak dini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.