Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kamboja-Thailand Teken Kesepakatan Damai di KTT Asean

📅 Senin, 27 Okt 2025, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kamboja-Thailand Teken Kesepakatan Damai di KTT Asean Doc: AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS
Ket. Presiden AS, Donald Trump (kanan), bertepuk tangan saat PM Thailand, Anutin Charnvirakul (kedua dari kiri) berjabat tangan dengan PM Kamboja, Hun Manet (kedua dari kanan), disaksikan oleh PM Malaysia, Anwar Ibrahim, usai penandatanganan perjanjian gencatan senjata antara Kamboja dan Thailand di KTT ke-47 Asean di Kuala Lumpur pada Minggu (26/10).

KUALA LUMPUR – Dua negara tetangga Asia Tenggara yang berseteru, Kamboja dan Thailand, telah menandatangani deklarasi bersama yang berkomitmen untuk menarik senjata berat dari perbatasan bersama mereka dan membebaskan 18 tentara Kamboja yang ditahan oleh Thailand.

Disaksikan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, penandatanganan deklarasi oleh Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, dan mitranya dari Thailand, Anutin Charnvirakul, berlangsung di KTT Asean ke-47 di Kuala Lumpur pada Minggu (26/10).

Kedua belah pihak sebelumnya juga telah sepakat mengenai operasi pembersihan ranjau, upaya penanganan sindikat penipuan serta pelaksanaan survei perbatasan secara bersama.

Upacara penandatanganan, yang juga disaksikan oleh PM Malaysia, Anwar Ibrahim, sebagai ketua Asean, telah dimajukan beberapa jam pada hari itu untuk mengakomodasi jadwal PM Anutin Charnvirakul yang singkat di Kuala Lumpur setelah kematian Ibu Suri Thailand, Sirikit, pada Jumat (24/10).

Presiden Trump sebelum penandatanganan mengatakan bahwa Perjanjian Damai Kuala Lumpur akan membuat kedua negara (Kamboja dan Thailand) sepakat untuk menghentikan semua permusuhan dan dimulainya upaya membangun hubungan bertetangga yang baik.

Trump menambahkan bahwa 18 tawanan perang Kamboja akan dibebaskan, dengan pengamat dari negara-negara Asean, termasuk Malaysia, akan dikerahkan untuk memastikan perdamaian antara Kamboja dan Thailand terwujud.

"Ketiga pria yang duduk di sana seharusnya diberi penghargaan karena telah melakukan pekerjaan luar biasa bagi kemanusiaan," ucap Presiden Trump merujuk pada Anwar, Anutin, dan Hun Manet.

Ketegangan atas wilayah perbatasan yang disengketakan antara Kamboja dan Thailand meletus menjadi bentrokan militer pada tahun 2025, mengakibatkan konflik terburuk di wilayah tersebut dalam lebih dari satu dekade, menewaskan sedikitnya 43 orang dan menyebabkan lebih dari 300.000 orang mengungsi dari kedua sisi perbatasan.

Gencatan senjata tanpa syarat dicapai pada tanggal 28 Juli lalu setelah intervensi diplomatik dari Malaysia dan menyusul ancaman dari Presiden Trump yang akan memblokir negosiasi tarif kecuali pertempuran dihentikan.

Momen Bersejarah

Dalam upacara tersebut, PM Manet mengatakan bahwa penandatanganan tersebut menandai momen bersejarah dan mendalam bagi kedua negara yang menegaskan kembali keyakinan bersama bahwa perdamaian selalu mungkin terjadi ketika negara-negara memiliki keberanian dan kebijaksanaan untuk mewujudkannya bersama, seraya menyampaikan rasa terima kasih kepada Trump atas tindakannya yang tegas dan teguh.

PM Anutin menyetujui bahwa kedua pihak telah sepakat untuk segera memindahkan senjata berat dari wilayah perbatasan guna membangun rasa saling percaya dan keyakinan, dan Thailand juga akan memulai proses pembebasan 18 tentara Kamboja yang ditahan.

"Kita telah menempuh perjalanan panjang sejak menyepakati gencatan senjata di Malaysia pada 28 Juli, dan diskusi-diskusi sejak saat itu telah menghasilkan hasil penting ini. Saya yakin kita dapat mencapai apa yang tampak mustahil dicapai beberapa bulan lalu," ungkap PM Anutin.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri Thailand pada Sabtu (25/10) lalu menyatakan bahwa deklarasi bersama antara kedua negara bukanlah kesepakatan damai, melainkan menandakan niat bersama untuk menormalisasi hubungan. Kementerian itu bahkan menekankan bahwa masih banyak isu yang perlu diselesaikan, termasuk penarikan senjata berat, pembersihan ranjau darat, dan penanganan operasi kejahatan siber di pusat penipuan. ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gunung Piramid Disisir untuk Mencari Dua Pendaki yang Hilang

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Piramid Disisir untu...

Turnamen Cincinnati Open akan Diwarnai Duet Dua Williams

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Turnamen Cincinnati Open ak...

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

55 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...
Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...
Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...
Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.