Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenkes Ajak IDI Berkolaborasi dalam Mendorong Pemerataan Tenaga Medis

📅 Minggu, 26 Okt 2025, 15:45 WIB | Oleh:
Wamenkes Ajak IDI Berkolaborasi dalam Mendorong Pemerataan Tenaga Medis Doc: Biro Humas Kementerian Kesehatan
Ket. Wakil Menteri Kesehatan, Benyamin Paulus Octavianus

JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Benyamin Paulus Octavianus, mengajak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersinergi mendorong pemerataan tenaga medis. Hal ini disampaikannya pada peringatan HUT Ke-75 IDI di Jakarta, Jumat (24/10).

Menurut Benny, panggilan akrab Wamenkes, kolaborasi pemerintah dan IDI merupakan fondasi transformasi sistem kesehatan nasional.

"Ini bertujuan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata di seluruh negeri," ujar dia.

Wamenkes menekankan IDI memiliki peran fundamental untuk menjaga mutu profesi, menegakkan etika kedokteran, dan memastikan pelayanan kesehatan bermutu. Menurut dia, hal ini juga memperkuat upaya pemerintah membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan.

Benny selanjutnya menyoroti ketimpangan distribusi dokter yang masih terjadi. Jumlah dokter di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung melebihi kebutuhan ideal, sementara di daerah lain sangat kekurangan.

"Karena itu diperlukan kebijakan bersama untuk mendorong pemerataan tenaga medis, sehingga diharapkan pelayanan kesehatan dapat diakses secara adil di seluruh pelosok negeri," ujar dia.

Wamenkes juga menilai pentingnya memberikan penghargaan yang layak kepada tenaga kesehatan di daerah terpencil. Menurut dia, ini merupakan bentuk pemulihan kehormatan profesi dokter di Indonesia.

"Kita harus mengembalikan kehormatan profesi, terutama dengan memastikan kesejahteraan bagi mereka yang bertugas di daerah," ujar diaa.

Karena itu, Benny meminta IDI menjadikan peringatan 75 tahun keberadaannya sebagai momentum memperkuat kolaborasi profesi dengan pemerintah.

"Marilah kita jadikan ulang tahun ke-75 ini sebagai energi baru bagi kolaborasi antara pemerintah dan organisasi profesi,” ucap dia.

Menurut Wamenkes, semangat kebersamaan antara pemerintah dan IDI akan mewujudkan Indonesia yang lebih sehat.

Ketua Umum IDI, Slamet Budianto, menyatakan pihaknya akan terus menjaga profesionalisme, memperkuat solidaritas, dan berkontribusi dalam pembangunan kesehatan. Menurut dia, IDI bukan hanya sebuah organisasi profesi, tetapi juga bagian dari perjalanan sejarah bangsa.

"Selama lebih dari tujuh dekade IDI telah menjadi penjaga kehidupan dan benteng moral nilai kemanusiaan," ujar dia.

Slamet menambahkan kolaborasi dengan pemerintah menjadi fondasi kebijakan kesehatan yang berkeadilan dan berpihak pada masyarakat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.