Tak Hanya Koperasi, Menkop Jadikan Kopdes Metuk Boyolali Pilar Revolusi Ekonomi Desa
📅 Minggu, 26 Okt 2025, 23:35 WIB | Oleh: Tim PenulisDikatakan dia, pemerintah akan menggenjot pembangunan Kopdes Merah Putih terutama di desa. Menurut Ferry, masyarakat desa banyak yang terjerat pinjaman online atau rentenir.
Ia berharap pula agar koperasi tidak hanya digunakan oleh masyarakat untuk menabung atau menyimpan uang, tetapi juga bisa untuk akses pembiayaan.
"Presiden ingin masyarakat desa tidak lagi jadi objek atau penerima manfaat, tapi pelaku atau subjek ekonomi," tambah Ferry.
Kementerian Koperasi menargetkan hingga Maret 2026 sebanyak 80 ribu Kopdes/Kelurahan Merah Putih sudah terbangun, baik itu secara fisik, sarana penunjang, hingga operasinalnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau jalan, bisa dibayangkan tahun depan ada 80 ribu (koperasi) yang seperti ini di desa dan kelurahan di Indonesia," katanya.
Bupati Boyolali Agus Irawan mengatakan pihaknya bergerak cepat membentuk Kopdes/Kelurahan Merah Putih di Boyolali. Koperasi diharapkan bisa mengoptimalkan potensi pertanian dan peternakan di Boyolali.
"Kami sudah memberikan subsidi Rp1 juta ke setiap kopdes yang sudah terbentuk. Walaupun kecil, tetapi dapat memberikan semangat bagi desa untuk bergerak membentuk Kopdes MP," kata Agus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya kehadiran Kopdes Merah Putih bisa menjadi pusat perekonomian yang baru di Boyolali. Koperasi diharapkan bisa memenuhi kebutuhan warga dan memutar perekonomian di desa.
"Koperasi juga harus menjadi alternatif dalam menjual hasil pertanian kita. Kopdes MP Metuk ini bisa menjadi percontohan yang luar biasa untuk Boyolali,” kata Agus.
Manajer Kopdes Merah Putih Metuk Sumono menambahkan masyarakat Desa Metuk memiliki latar belakang yang cinta dengan koperasi.
"Kami semangat membentuk Kopdes MP Metuk karena jiwa kami koperasi. Karena ini dari kita oleh kita untuk kita. Bagi kami, tantangan bukan rintangan, melainkan harus kita lalui dan kita selesaikan. Desa Metuk bisa bersatu maju jaya sejahtera," katanya.
Agus menyebutkan omzet Kopdes Merah Putih Metuk sekitar Rp125 juta sejak didirikan pada 14 Oktober 2025. Kopdes Merah Putih berkolaborasi dengan UMKM di Boyolali untuk masuk ke gerai sembako.
"Kami juga menjual air mineral asli produksi Desa Metuk," kata Agus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!