Antrean Penonton Mengular di hari terakhir Kejuaraan Dunia Senam 2025
📅 Sabtu, 25 Okt 2025, 16:40 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Arindra Meodia
Jakarta, 25/10 (ANTARA) - Antrean panjang penonton terlihat mengular di pintu masuk arena World Artistic Gymnastics Championships (WAGC) 2025 Jakarta pada hari terakhir penyelenggaraan, Sabtu.
Sejak sekitar pukul 14.00 WIB, barisan penonton tampak memenuhi area depan gerbang utama menjelang sesi penutupan kejuaraan.
Pemeriksaan tas menjadi salah satu faktor yang menyebabkan antrean memanjang.
Petugas keamanan yang mengenakan rompi hijau bertuliskan crowd handling tampak sigap mengarahkan penonton menuju area tempat duduk sesuai kategori, baik CAT 1 maupun CAT 2.
Meski harus menunggu sekitar 10–15 menit, suasana di area antrean berlangsung tertib.
Adi Fida, penonton asal Jakarta yang bekerja sebagai karyawan swasta, mengatakan datang ke arena untuk menyaksikan langsung perhelatan olahraga internasional yang baru pertama kali digelar di Indonesia itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ini perhelatan internasional belum pernah ada di Indonesia, jadi penasaran ingin menonton. Kan pastinya bagus-bagus,” ujar Adi di Jakarta, Sabtu.
Adi mengaku tidak memiliki atlet favorit, namun tertarik untuk menyaksikan penampilan para pesenam dunia.
"Enggak ada atlet yang familier, tapi ini ajang internasional, pasti menarik untuk diikuti. Asian Games saja bagus," kata Adi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, penyelenggaraan kejuaraan dunia ini dapat menjadi momentum bagi pemerintah dan lembaga olahraga untuk memperhatikan cabang senam artistik yang memiliki potensi menuju Olimpiade.
"Indonesia belum punya kiprah besar di gimnastik, mungkin ini jadi PR untuk Menpora dan KONI," ujarnya.
Adi juga menyebut dirinya mengenal nama Rifda Irfanaluthfi, pesenam Indonesia pertama yang lolos ke Olimpiade.
"Saya senang lihat banyak anak-anak nonton, bagus untuk masa depan gimnastik," kata Adi.
Sementara itu, Ariya, penonton asal Tangerang Selatan, datang bersama anaknya yang merupakan anggota klub senam. Ia mengaku mengetahui informasi kejuaraan tersebut dari pelatih di klub anaknya.
"Tahu dari coach, dari sebelum Oktober sudah dikasih tahu bakal ada kejuaraan ini. Pas sudah Oktober, saya cari informasinya sendiri," kata Ariya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!