Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Kebayoran Lama Ikut Uji Sertifikasi Kompetensi Tukang Bangunan

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 15:55 WIB | Oleh:
Warga Kebayoran Lama Ikut Uji Sertifikasi Kompetensi Tukang Bangunan Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan
Ket. Puluhan warga Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mengikuti pembekalan dan uji sertifikasi kompetensi tukang bangunan dan gedung serta tukang pasang rangka atap di Jakarta, Kamis (23/10).

Jakarta -- Puluhan warga Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mengikuti pembekalan dan uji sertifikasi kompetensi tukang bangunan dan gedung serta tukang pasang rangka atap.

"Dengan sertifikasi, tentunya bisa memberikan simbol bahwa tenaga kerja konstruksi itu sudah siap secara keterampilan dan sudah kompeten dalam bidang tersebut," kata Kepala Sub Kelompok Bina Kontruksi Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI Jakarta August Fabian di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mewujudkan tenaga konstruksi yang berdaya saing, kompeten dan tersertifikasi guna meningkatkan taraf hidup pekerja yang lebih baik dan sejahtera.

Dalam kegiatan itu, selain menggandeng 55 peserta dari Kecamatan Kebayoran Lama, pihaknya juga melibatkan narasumber berkompeten dari tukang.com, tiga roda dan BlueScope yang memberikan materi menarik di setiap sesinya.

Untuk mendapatkan sertifikat, lanjut Fabian, pihaknya memberikan dua praktik langsung bagi peserta selama dua hari, 21-22 Oktober 2025, yakni pembuatan kolam ikan yang ikonik dengan pohon bayur di tengahnya serta pembuatan atap untuk pelindung kolam tersebut.

"Harapan dari kami kepada peserta yang sudah mengikuti pelatihan dan sudah disertifikasi, nantinya mereka akan lebih percaya diri dalam melaksanakan tugas-tugas ataupun pekerjaan di bidang konstruksi," ujar Fabian.

Sementara itu, Camat Kebayoran Lama Iwan K Santoso mengatakan sertifikasi bagi pekerja konstruksi sangat penting untuk membangun kepercayaan bagi para pengguna jasa mereka.

"Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kolaborasi ini, semoga ilmu yang diberikan dapat diterapkan dengan baik oleh para peserta," ucap Iwan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2024, persentase tingkat pengangguran di Jakarta sebesar 6,21 persen.

Dengan kata lain, Jakarta menempati posisi keenam secara nasional.

Tingkat pengangguran di Jakarta masih di bawah Jawa Barat, yakni 6,75 persen, Banten (6,68 persen), Papua Barat Daya (6,48 persen), Papua (6,48 persen) dan Kepulauan Riau (6,39 persen). 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.