Pemerintah Harus Perkuat Konektivitas Antarpulau
📅 Kamis, 23 Okt 2025, 01:00 WIB | Oleh: Eko S
Doc: antara
Pendekatan berbasis kepulauan menjadi kunci untuk memastikan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan memperkuat integrasi antarwilayah, terutama di kawasan timur Indonesia.
Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan pembangunan konektivitas Indonesia berbasis kepulauan bukan kontinental.
"Pembangunan termasuk konektivitas tidak bisa menggunakan pendekatan negara-negara kontinental. Kita akan gagal karena berbeda dengan Amerika Serikat, Tiongkok, Russia, India, Australia yang merupakan negara kontinental, fokus di transportasi darat menjangkau semua," ujar Agus Harimurti Yudhoyono yang akrab disapa AHY di Jakarta, Rabu (22/10).
Seperti dikutip dari Antara, menurut AHY, kondisi geografis Indonesia didominasi oleh lautan. Maka dari itu perlu diperkuat dermaga, kapal laut dan maskapai penerbangan.
"Maka harus perkuat dermaga, kapal-kapal laut diperbanyak dan diremajakan, termasuk juga maskapai penerbangan untuk menjangkau semua wilayah Indonesia," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
AHY mengatakan konektivitas ini akan mengubah banyak hal, mengurangi biaya transportasi dan logistik terutama ke Indonesia Timur, mengurangi biaya pembangunan serta ketimpangan antar wilayah.
Ia menegaskan satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kemajuan signifikan dalam memperkuat kolaborasi lintas kementerian untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
AHY mengatakan tahun pertama kepemimpinan Presiden Prabowo menjadi momentum penting dalam mengawal realisasi program Asta Cita yang menekankan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Sebagai Menko yang membawahi sektor infrastruktur dan pembangunan kewilayahan, AHY mengatakan berkomitmen terus memperkuat kerja sama strategis antar lima kementerian yang memiliki peran langsung dalam pembangunan ekonomi daerah.
Ia mengaku terus mendorong dan menghadirkan kolaborasi yang erat antar lima kementerian yang berada di bawah Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Adapun lima kementerian tersebut meliputi Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Perhubungan; termasuk Kementerian Transmigrasi.
Efek Ganda
Secara terpisah, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan sepanjang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo, Kementerian Perhubungan terus berupaya mewujudkan Asta Cita dengan memprioritaskan konektivitas dan keselamatan transportasi untuk melayani masyarakat.
"Konektivitas dan keselamatan merupakan kunci mewujudkan sistem transportasi yang andal, efisien, serta berkeadilan," kata Menhub di Banda Neira, Maluku Tengah, Maluku, Rabu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!