Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos: Sekolah Rakyat Langkah Nyata Percepat Pengentasan Kemiskinan

📅 Rabu, 22 Okt 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Mensos: Sekolah Rakyat Langkah Nyata Percepat Pengentasan Kemiskinan Doc: ANTARA/Rendra Oxtora
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan keterangan kepada sejumlah Jurnalis di Pontianak usai meninjau asrama sekolah rakyat di Pontianak.

Pontianak -- Menteri Sosial (Mensos)  Saifullah Yusuf mengatakan program Sekolah Rakyat merupakan langkah nyata untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di tanah air.

"Program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus menjadi wadah pembinaan karakter dan kemandirian," kata Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, dalam kunjungan kerjanya ke Pontianak, Rabu.

Dia menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat ditujukan bagi anak-anak dari keluarga penerima manfaat yang berada di desil 1 dan 2. Mereka juga mendapatkan dukungan komplementer berupa bantuan sembako, perbaikan rumah, keanggotaan BPJS Kesehatan, koperasi desa, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

"Presiden menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, dengan kapasitas masing-masing hingga 1.000 siswa. Di Pontianak, sekolah ini menjadi yang ke-53, dan tahun ini akan dibangun 100 gedung permanen, termasuk di Kalimantan Barat," tuturnya.

Ia menambahkan, kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya memutus rantai kemiskinan, tetapi juga melahirkan generasi yang sehat, berkarakter, dan mandiri.

"Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi berkarakter dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Mari kita bekerja, bergerak, dan berdampak," kata dia.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson menegaskan bahwa pilar sosial merupakan fondasi utama dalam membangun kemandirian masyarakat serta memperkuat sistem perlindungan sosial di daerah.

"Program pilar sosial dan Sekolah Rakyat memiliki arti strategis untuk memperluas jangkauan pelayanan sosial, menekan angka kemiskinan, dan memperkuat perlindungan bagi masyarakat rentan. Semua ini memerlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat," kata Harisson.

Harisson juga mengapresiasi peran para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan unsur pilar sosial lainnya yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan sosial di lapangan. Ia menyampaikan bahwa saat ini terdapat 79 siswa Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat yang telah terverifikasi, terdiri dari 21 siswa SD, 18 siswa SMP, dan 38 siswa SMA.

"Para siswa mendapat fasilitas lengkap, termasuk asrama, seragam, pemeriksaan kesehatan pra-sekolah, pelatihan kedisiplinan, perlengkapan belajar, hingga laptop bagi siswa dan guru. Mereka juga memperoleh makan tiga kali sehari serta camilan dua kali, guna memastikan kebutuhan gizi tercukupi," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat,  Ria Norsan, dalam pernyataan terpisah, menyampaikan apresiasi atas perhatian Kementerian Sosial dalam memperkuat kebijakan perlindungan sosial di daerah.

"Pemerintah Provinsi Kalbar menyambut baik program prioritas Kementerian Sosial, terutama penguatan pilar sosial dan pembentukan Sekolah Rakyat. Ini merupakan langkah konkret yang sejalan dengan komitmen kami untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem di daerah," ujar Ria Norsan.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

"Pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi kebijakan antara pusat dan daerah. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimis kesejahteraan masyarakat Kalbar akan terus meningkat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.