Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usai Bawa Thailand Menang 8-1, Masatada Ishii Justru Dipecat! Ini Alasannya

8 Selasa, 21 Okt 2025, 19:42 WIB | Oleh:
Usai Bawa Thailand Menang 8-1, Masatada Ishii Justru Dipecat! Ini Alasannya Usai Bawa Thailand Menang 8-1, Masatada Ishii Justru Dipecat! Ini Alasannya Doc: HO-FA Thailand
Ket. Ilustrasi logo Federasi Sepak Bola Thailand, FA Thailand.

JAKARTA - Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) resmi memutus kontrak pelatih kepala Masatada Ishii hanya beberapa pekan sebelum laga lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2027. Keputusan mengejutkan itu diambil karena adanya perbedaan pandangan dalam arah pengembangan tim, meski pelatih asal Jepang itu baru saja membawa Thailand meraih dua kemenangan besar atas Taiwan.

"Asosiasi Sepak Bola Thailand mengumumkan perpisahan dengan Masatada Ishii, pelatih kepala tim nasional Thailand senior, setelah menilai bahwa arah kerja dan pendekatan kepelatihan yang diterapkan tidak sejalan dengan kebijakan dan rencana asosiasi," tulis laman resmi Instagram resmi timnas Thailand, Selasa.

Ishii, yang ditunjuk pada Desember 2023, diputus kontraknya setelah dia membawa Thailand meraih dua kemenangan pada Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Taiwan, dengan kemenangan dalam agregat 8-1.

Keputusan asosiasi sepak bola Thailand untuk menyudahi kontrak Ishii diputuskan pada Senin (20/10) setelah mereka melakukan pertemuan yang dihadiri oleh pihak-pihak penting.

Dalam pernyataan resminya, mereka menyebut alasan pemutusan kontrak ini adalah "karena perbedaan pandangan dalam metode dan arah pengembangan tim selama periode terakhir, yang dinilai tidak sesuai dengan evaluasi teknis".

"Tim manajemen teknis asosiasi, yang dipimpin oleh Dr. Charnwit Pholcheewin (wakil presiden asosiasi), Piyapong Pue-on (anggota dewan), dan Ekapol Phonnavy (sekretaris jenderal), telah mengadakan pertemuan dengan Masatada Ishii di kantor asosiasi pada 21 Oktober 2025, sebelum secara resmi mengumumkan pemutusan kontrak dengan pelatih asal Jepang tersebut," tulis pernyataan resmi itu.

Selama mengarsiteki Gajah Perang, Ishii mempersembahkan 16 kemenangan, enam seri, dan delapan kekalahan dari 30 pertandingan. Dari 30 laga itu, Thailand mencetak 58 gol dan kebobolan 34 gol. Rata-rata poin selama kepemimpinan mantan pelatih yang mempersembahkan Kashima Antlers juara Liga Jepang musim 2015/2016 itu adalah 1,80 poin per pertandingan.

"Asosiasi Sepak Bola Thailand menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras Masatada Ishii dalam upayanya meningkatkan level tim nasional Thailand, serta mengucapkan semoga sukses bagi Ishii dan seluruh staf pelatih dalam perjalanan karier mereka selanjutnya," tulis mereka.

Thailand akan segera mengumumkan pelatih baru mereka "demi menjaga kelajutan program tim" menjelang dua laga terakhir Kualifikasi Piala Asia 2027 bulan November mendatang melawan Sri Lanka dan Turkmenistan. Di babak kualifikasi ini, Thailand menghuni peringkat kedua Grup D dengan sembilan poin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Advertisement
Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

Jakarta National Championship Pencak Silat 2026: Ajang Cetak Bibit Unggul Pesilat Muda

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.