Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Didaulat Jadi Negara Mitra INNOPROM 2026 di Russia

📅 Selasa, 21 Okt 2025, 13:05 WIB | Oleh:
Indonesia Didaulat Jadi Negara Mitra INNOPROM 2026 di Russia Doc: antara foto
Ket. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Eko SA Cahyanto dalam “Kickoff Indonesia’s Preparation as Partner Country INNOPROM 2026”, di Jakarta, Selasa (21/10).

JAKARTA - Indonesia resmi didaulat ebagai Negara Mitra (Partner Country) INNOPROM, pameran industri kelas dunia yang telah menjadi platform penting bagi inovasi, kerja sama, dan investasi industri di Russia pada tahun 2026.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Eko SA Cahyanto dalam “Kickoff Indonesia’s Preparation as Partner Country INNOPROM 2026”, di Jakarta, Selasa (21/10), mengatakan langkah awal dari rangkaian peresmian ini adalah dengan penandatanganan perjanjian penting antara Kemenperin dan Formika Event.

“Kemitraan ini merupakan langkah konkret untuk memastikan peran Indonesia sebagai Negara Mitra di INNOPROM 2026 yang tidak hanya akan memamerkan transformasi industri kami, tetapi juga melambangkan komitmen bersama kami terhadap inovasi, keberlanjutan, dan pertumbuhan inklusif,” kata Eko.

Lebih lanjut, Eko mengatakan INNOPROM lebih dari sekadar pameran bagi Indonesia. Ajang pameran industri tersebut dinilai sebagai gerbang strategis ke pasar Rusia dan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS), serta sebagai platform menjalin kemitraan industri, dan ruang untuk memamerkan inovasi dan kreativitas.

Sebagai Negara Mitra pada tahun 2026, Eko mengatakan Indonesia bertujuan untuk memanfaatkan platform ini untuk beberapa langkah strategis di sektor perindustrian.

“Mempromosikan kerja sama industri dan investasi bersama, memperkuat hubungan bisnis-ke-bisnis dan pemerintah-ke-bisnis,” kata Eko.

Selain itu, memamerkan kemampuan teknologi dan kreatif Indonesia, dan memperkenalkan Indonesia sebagai pusat manufaktur dan inovasi global.

“Semoga kemitraan kita membuka babak baru kerja sama, tidak hanya antara Indonesia dan Rusia, tetapi juga antara BRICS dan komunitas global yang lebih luas, menuju masa depan industri yang lebih seimbang, tangguh, dan berkelanjutan,” ujar Eko.

Adapun INNOPROM 2026 yang bakal diselenggarakan di Ekaterinburg, Rusia, pada 6-9 Juli tahun depan, menjadi wadah bagi negara-negara partisipan untuk membahas perindustrian dengan berbagai bidang kerja sama.

“Dalam rangka di forum tersebut, di sela-selanya bisa dilaksanakan pertemuan, presentasi, dan konsultasi bilateral sesuai dengan minat dari setiap kementerian atau setiap perusahaan yang datang menghadiri, guna membahas detail-detail dan kerja sama yang lebih konkret untuk masa depan,” kata Wakil Duta Besar Rusia untuk Indonesia Veronika Novoseltseva.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng

Potensi komoditas kakao Jembrana

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...

Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-908 di Jakarta
Nasional
Sidang vonis Mantan Wamenna...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.