Deforestasi Global Menurun, FAO Ingatkan Dunia Jangan Lengah!
📅 Selasa, 21 Okt 2025, 21:05 WIB | Oleh: Tim PenulisDirektur Divisi Kehutanan FAO Zhimin Wu dalam konferensi pers via Zoom di Jakarta, Selasa, menerangkan proses pengumpulan data Global Forest Resources Assessment (FRA) 2025 dilakukan secara inklusif dan dipimpin oleh negara masing-masing.
"Jadi ini bukan data yang FAO kumpulkan sendiri. Ini adalah data yang kami kumpulkan melalui 200 koresponden nasional dari 194 negara dan kawasan," ujar Zhimin Wu.
Sementara untuk negara yang belum menyampaikan data, FAO melakukan studi kasus guna melengkapi basis data global tersebut.
"Kami juga telah melakukan penelitian studi kasus untuk 42 negara dan kawasan lain yang belum memiliki data nasional. Saya pikir proses ini adalah proses yang inklusif, partisipatif, dan country-driven process," tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui laporan serta konferensi Global Forest Observations Initiative (GFOI) Plenary 2025, Zhimin Wu berharap pemerintah masing-masing negara dapat memanfaatkan hasil data ilmiah tersebut sebagai dasar dalam merancang kebijakan dan memperbaiki tata kelola hutan nasional.
"Ini juga penting kegunaannya bagaimana masing-masing negara bisa menggunakan data berdasarkan sains untuk memperbaiki kebijakan, kemudian memperbaiki pengelolaan hutannya di negara-negara masing-masing," kata dia.
Adapun Global Forest Observations Initiative (GFOI) Plenary 2025 digelar di Bali, Indonesia, serta dilaksanakan pada tanggal 21-23 Oktober 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!