Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masjid Huangcheng: Simbol Toleransi Beragama yang Telah Berdiri Selama Ratusan Tahun di Chengdu

25 Senin, 20 Okt 2025, 07:00 WIB | Oleh:
Masjid Huangcheng: Simbol Toleransi Beragama yang Telah Berdiri Selama Ratusan Tahun di Chengdu Masjid Huangcheng: Simbol Toleransi Beragama yang Telah Berdiri Selama Ratusan Tahun di Chengdu Doc: Antara Foto
Ket. Imam Masjid Chen Jin (kanan) saat berbincang di kompleks Masjid Huangcheng di Chengdu, China,

Dalam kesibukan Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, China, yang terkenal dengan pedasnya makanan dan satwa lucu Panda, terselip sebuah ketenangan.

Seorang pria bernama Wang dengan wajahnya yang oriental dan kulit kuning langsat melangkah memasuki sebuah bangunan kuno di sudut kota.

Ritualnya dimulai bukan dengan doa, tetapi dengan air.

Di sebuah ruang kecil di sisi utara bangunan, ia membasuh tangan, wajah, kepala, hingga kakinya.

Butiran air yang mengalir seakan membersihkan bukan hanya debu perjalanan, tetapi juga pikiran.

Dengan tubuh yang masih basah oleh wudhu, ia bergegas menuju ruang utama untuk menunaikan shalat Zuhur.

Warga yang menunaikan shalat mungkin biasa terlihat di Indonesia. Namun, shalat yang khusyuk ini dilakukan di Negeri Tirai Bambu, China, di mana muslim adalah kelompok minoritas.

Tempat Wang bersujud adalah Masjid Huangcheng, masjid tertua dan terbesar di Chengdu, sebuah saksi bisu akan simbol toleransi yang telah berdiri kokoh selama hampir empat abad.

Masjid Huangcheng bukan sekadar bangunan biasa. Setiap batu dan ukirannya menyimpan cerita panjang tentang akulturasi budaya dan toleransi.

Imam Masjid Huangcheng Chen Jin mengatakan bahwa masjid ini didirikan pada 1677, tepat pada masa pemerintahan Kaisar Kangxi (1661-1772), kaisar ke-4 dari Dinasti Qing.

Hal itu dapat dilihat di prasasti yang terpelihara dengan baik di dalam masjid itu.

Terletak di Kota Chengdu, Provinsi Sichuan, masjid ini merupakan satu-satunya tempat ibadah yang terbuka untuk umum di pusat kota.

Dinamakan Masjid Huangcheng karena dulunya terletak di dekat istana, ujar Chen Jin.

Awalnya didirikan pada abad ke-16, masjid ini mendapat perbaikan signifikan yang dimulai pada tahun 1858.

Meskipun sempat rusak parah akibat perang pada 1917 dan dibangun kembali setelahnya, luas masjid telah jauh berkurang dari area aslinya yang lebih dari 6.600 meter persegi menjadi sekitar 5.000 meter persegi.

Namun, ia tetap menjadi masjid terbesar di Provinsi Sichuan dan salah satu masjid kuno yang termasyhur di China.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.