Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masjid Huangcheng: Simbol Toleransi Beragama yang Telah Berdiri Selama Ratusan Tahun di Chengdu

📅 Senin, 20 Okt 2025, 07:00 WIB | Oleh:

Prasasti lainnya ditulis oleh Wakil Presiden Tiongkok Zhang Lan yang juga merupakan pendiri Liga Demokratik Tiongkok.

Terjemahan bunyi prasasti antara lain "Kita hidup di tanah yang sama, tetapi tidak saling mengenal karena jarak dan isolasi geografis".

"Dahulu, Anda ditindas dan didiskriminasi oleh tuan tanah feodal. Sekarang, sejak berdirinya Republik Rakyat China, semua kelompok minoritas setara dan bersaudara."

"Kita akan berkomunikasi dan belajar satu sama lain, meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan ekonomi. Dengan cara ini, kita tidak akan pernah asing lagi dan akan menjadi lebih dekat."

Konteks dari prasasti itu yaitu Chengdu dibebaskan pada Desember 1949, sementara Republik Rakyat China  berdiri pada  1 Oktober 1949.

Prasasti tersebut menjadi bukti bahwa komunitas muslim di Chengdu bisa menjalankan praktik-praktik ajaran Islam tanpa diskriminasi.

Masjid ini mencakup bangunan bunker, fasilitas pemandian (untuk bersuci), dan ruang penyimpanan kitab suci.

"Kami juga memiliki perpustakaan umum yang dapat dibaca oleh para pengunjung setelah menyelesaikan shalat. Koleksi buku yang ada meliputi ajaran-ajaran agama Islam, bacaan umum, maupun novel, " kata Chen Jin.

Fasilitas modern terintegrasi di dalamnya, sementara eksteriornya mempertahankan penampilan arsitektur tradisional.

Masjid ini memiliki sejarah yang kaya dan telah menjadi pusat pendidikan Islam serta layanan komunitas, termasuk menerima tamu internasional dan para ulama.

"Masjid ini juga kerap kali digunakan sebagai tempat akad nikah bagi pasangan muslim," kata Chen Jin.

Ia mengatakan komunitas muslim di Chengdu berkisar 10 ribu lebih. Jumlah tersebut yang terdaftar di pemerintah lokal.

"Mayoritas Muslim di Tiongkok, termasuk etnis Hui di Chengdu, mengikuti mazhab Hanafi dalam fikih. Berbeda dengan mayoritas Muslim di Indonesia yang bermazhab Syafi'i," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Jangan Asal Ngecas! Ini Tat...
Daerah
3.000 Agen Perlinsos Siap B...

Gempa Bumi M6.1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.