Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keracunan Menu MBG Masih Terjadi di Pamekasan, Jatim dan di Lombok Timur

📅 Senin, 20 Okt 2025, 13:10 WIB | Oleh:

Dikatakan Sekda, terhadap permasalahan ini pun pihaknya tengah melakukan investigasi apa penyebab siswa mengalami diare dan muntah-muntah usai mengonsumsi MBG.

"Satgas melakukan investigasi. Dan hasil investigasi salah satu penyebabnya adalah jarak lokasi penyajian terlalu jauh dan lama," katanya.

Karena itu Satgas Lombok Timur merekomendasi agar pihak sekolah memastikan MBG dinikmati siswa di sekolah, karena itu untuk siswa, bukan dibawa pulang.

Bahkan dia mendorong agar pihak sekolah memimpin makan bareng, seperti yang dilakukan di sejumlah sekolah. Saat MBG datang proses belajar dihentikan sementara dan mengajak semua siswa menyantap makanan tersebut, bukan berarti mengurangi jam belajar siswa.

"MBG ini juga harus tepat sasaran. Kalau itu jatah siswa harus di makan oleh siswa, agar hal ini makanan MBG ini tidak percuma dibawa ke sekolah tetapi tidak dinikmati langsung oleh siswa di sekolah," katanya.

"Karena dibawa pulang ini dugaan. Siswa alami diare dan muntah muntah dan hal ini oleh Satgas terus dimitigasi," tambahnya.

Ia mengatakan bagaimana memastikan makanan ini khusus untuk yang bersekolah di tempat itu, jangan dibawa pulang dan jangan sampai budaya membawa berkat pulang itu diterapkan dalam program MBG.

"MBG ini makanan segar semua, bukan makanan pengawet, agar niat baik program ini tercapai," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

70 Ribu Migran yang Masuk ke Ceuta telah Pulang ke Maroko

54 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
70 Ribu Migran yang Masuk k...
Daerah
Update Kebakaran Hutan Gunu...

Bank Dunia Serukan Negara-negara Berkembang untuk Rangkul “AI” atau Akan Tertinggal

Bank Dunia Serukan Negara-negara Berkembang untuk Rangkul “AI” atau Akan Tertinggal

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.