Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Didorong Jadi Negara Adidaya Kebudayaan, Kemenbud Tegaskan Komitmen Pemerintah

📅 Senin, 20 Okt 2025, 16:45 WIB | Oleh:
Indonesia Didorong Jadi Negara Adidaya Kebudayaan, Kemenbud Tegaskan Komitmen Pemerintah Doc: Dok. @humasjogja

YOGYAKARTA - Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem kebudayaan nasional sebagai upaya menjadikan Indonesia sebagai negara adidaya di bidang kebudayaan. Melalui Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud) RI, pemerintah mendorong lahirnya ruang-ruang ekspresi bagi seniman, memberikan dukungan bagi pelaku budaya, serta memastikan regenerasi talenta seni tetap berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Wamen Giring dalam sambutannya pada puncak perayaan Hari Kebudayaan Nasional 2025 yang digelar di Plaza Barat Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Sabtu (18/10) malam. Tahun ini, perayaan mengusung tema “Bhinneka Tunggal Ika: Beragam Budaya, Bersatu Jiwa untuk Indonesia.”

Menurut Wamen Giring, kekayaan warisan budaya Indonesia menunjukkan keharmonisan kehidupan masyarakat lintas etnis, bahasa, dan agama yang telah terjalin sejak lama. “Akulturasi Indonesia terlihat di wastra dan batik seperti motif batik Lasem yang memadukan unsur Tionghoa, Jawa, dan pesisir, serta motif lain di wilayah Cirebon dan Pekalongan yang juga memiliki kekhasan masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menyoroti meningkatnya perhatian generasi muda terhadap kebudayaan Indonesia. “Anak-anak muda sudah sangat sadar dan mencintai kebudayaan dan sejarah Indonesia. Kebudayaan bukan hanya soal masa lalu, tapi ekspresi jiwa yang dituangkan dengan cara-cara baru,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Dr. Restu Gunawan, mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Kebudayaan Nasional sebagai momentum untuk melestarikan tradisi dan warisan bangsa. “Mari kita lindungi budaya bersama-sama mulai dari makanan, tradisi, hingga cagar budaya. Meskipun perayaannya usai malam ini, Hari Kebudayaan Nasional menjadi momentum bahwa kerja-kerja budaya dan gerakan kebudayaan akan terus berlangsung,” ucapnya.

Penetapan Hari Kebudayaan Nasional merupakan bentuk pengakuan negara atas peran strategis budaya sebagai pilar utama jati diri dan karakter bangsa. Semangat kebersamaan, gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya diharapkan menjadi dasar kebangkitan budaya nasional agar generasi muda tidak hanya mengenal asal-usulnya, tetapi juga bangga dan menjaga warisannya.

Perayaan ini menjadi implementasi dari Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 162/M/2025 yang menetapkan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional. Puncak acara turut dimeriahkan oleh penampilan Yogyakarta Royal Orchestra yang berkolaborasi dengan Fanny Soegi, Isyana Sarasvati, dan Brian Prasetyoadi, serta penampilan spesial LETTO bersama Gamelan.

Kegiatan ini menutup rangkaian peringatan Hari Kebudayaan Nasional 2025 yang telah berlangsung sejak 16 hingga 18 Oktober di Yogyakarta sebagai tuan rumah. Rangkaian acara sebelumnya meliputi Syukuran Nusantara, Karnaval Bhinneka Tunggal Ika, Pameran Warisan Budaya Nusantara, Workshop Pusaka Budaya Nusantara, Dialog Hari Kebudayaan, Panggung Kolaborasi Wayang dan Ketoprak, serta Pagelaran Seni Budaya oleh Balai Pelestarian Kebudayaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.