Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Kebudayaan 2025, Kemenbud Gelar Karnaval Bhinneka Tunggal Ika di Titik Nol Kilometer Yogya

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 09:58 WIB | Oleh:
Hari Kebudayaan 2025, Kemenbud Gelar Karnaval Bhinneka Tunggal Ika di Titik Nol Kilometer Yogya Doc: Kemenbud
Ket. Kementerian Kebudayaan selenggarakan Karnaval Bhinneka Tunggal Ika rayakan Hari Kebudayaan 17 Oktober 2025.

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan menyelenggarakan Karnaval Bhinneka Tunggal Ika sebagai bagian dari perayaan Hari Kebudayaan yang jatuh pada 17 Oktober 2025.

Menurut keterangan tertulis dari Kementerian Kebudayaan yang diterima di Jakarta, Sabtu, kegiatan yang berlangsung di kawasan Museum Benteng Vredeburg hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta ini mengusung tema "Beragam Budaya, Bersatu Jiwa untuk Indonesia."

Acara dibuka secara simbolis dengan menerbangkan burung merpati putih sebagai tanda dimulainya perayaan yang melambangkan kebebasan, kedamaian, dan semangat persatuan dalam keberagaman budaya Indonesia.

Sebelum karnaval dimulai, dimeriahkan dengan penampilan musik kolintang yang membawakan lagu "Rayuan Pulau Kelapa", "O Ina Nikeke", dan "Gambang Suling".

Penampilan itu dilanjutkan dengan kolaborasi musik kolintang dan peragaan busana "Selendang Batik Nusantara", menampilkan 18 perempuan berkebaya yang diiringi lagu "Kebaya Indonesia" yang bertempat di Kawasan Titik Nol Kilometer.

Kegiatan semakin semarak dengan penampilan tari kolosal “Wanodya Indonesia” yang dibawakan oleh 50 penari perempuan berkebaya, disusul dengan flash mob kebaya yang diiringi lagu "Gugur Gunung".

Karnaval ini juga dimeriahkan dengan suguhan Reog Ponorogo Manggolo Mudho yang tampil dengan formasi lengkap, yaitu barongan, warok, jathil, pujang ganong, dan pengrawit, yang mewakili kekuatan tradisi dan seni pertunjukan rakyat.

Karnaval Bhinneka Tunggal Ika menampilkan enam formasi tematik yang merepresentasikan kekayaan budaya dan alam Indonesia, yakni Barisan Garuda Emas; Pelangi di Atas Cakrawala; Gemulai Ombak Seribu Sungai; Harmoni di Bumi Penuh Warna; Untaian Mutiara dari Timur; dan Simfoni Semesta Nusaraya.

Rangkaian acara karnaval ditutup dengan Pagelaran Kolaborasi Wayang Kulit dan Ketoprak di Monumen Serangan Oemoem 1 Maret, menghadirkan dalang milenial dari Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) dengan bintang tamu Yati Pesek dan para seniman ketoprak Yogyakarta.

Pertunjukan itu merefleksikan harmoni antara tradisi dan kreativitas generasi muda dalam melestarikan seni pertunjukan rakyat.

Karnaval Bhinneka Tunggal Ika turut dihadiri Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan, yang didampingi Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan Fryda Lucyana K.

Lalu, hadir pula Staf Khusus Menteri Bidang Hukum dan Kekayaan Intelektual BRA Putri Woelan Sari Dewi; Direktur Diplomasi Kebudayaan Raden Usman Effendi; dan Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Yayuk Sri Budi Rahayu.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama, Endah TD Retnoastuti; Inspektur II Kementerian Kebudayaan Mohamad Hadad; jajaran pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Kebudayaan, serta Rektor dan Wakil Rektor Universitas Indraprasta PGRI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Prancis Terguncang Kerugian...
Luar Negeri
Afghanistan-Pakistan Terlib...
Luar Negeri
Mesir Siap Pasang Badan Ban...
Nasional
Mendagri Serahkan Jabatan K...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.