Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamenbud Tekankan Pentingnya Penguatan Ekosistem Kebudayaan Indonesia

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 10:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamenbud Tekankan Pentingnya Penguatan Ekosistem Kebudayaan Indonesia Doc: ANTARA
Ket. Kementerian Kebudayaan gelar Pagelaran Musik Kolaborasi sebagai penutup rangkaian Hari Kebudayaan 2025 di Yogyakarta, Sabtu (18/10/2025).

JAKARTA – Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud), Giring Ganesha Djumaryo menekankan pentingnya memperkuat ekosistem kebudayaan Indonesia dengan mendorong melalui ruang ekspresi bagi seniman dan pelaku budaya.

“Saya selalu yakin kebudayaan bukan hanya soal masa lalu, tetapi ekspresi jiwa yang dituangkan dengan cara-cara baru. Kementerian Kebudayaan berkomitmen memperkuat ekosistem kebudayaan Indonesia, mendorong tumbuhnya ruang-ruang ekspresi, memfasilitasi seniman dan pelaku budaya, serta menjamin regenerasi talenta seni berbudaya,” kata Giring dalam keterangan pers, Minggu (19/10).

Hal itu disampaikan Wamenbud Giring dalam Pergelaran Musik Kolaborasi sebagai acara penutup rangkaian Hari Kebudayaan Tahun 2025 yang digelar di Plaza Barat Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta.

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi itu mengusung tema “Bhinneka Tunggal Ika: Beragam Budaya, Bersatu Jiwa untuk Indonesia”.

Pagelaran Musik Kolaborasi itu menghadirkan kolaborasi lintas generasi sebagai wujud nyata dari semangat keberagaman yang terus hidup dan berkembang dalam ekosistem kebudayaan Indonesia.

Sebaiknya Anda baca juga:

Acara itu diisi dengan penampilan kolaborasi antara Yogyakarta Royal Orchestra (YRO) dan Brian Prasetyoadi, kemudian dilanjutkan oleh Fanny Soegi dan Isyana Sarasvati, yang ditutup dengan penampilan bersama ketiganya membawakan lagu Indonesia Pusaka sebagai penghormatan bagi legenda musik Indonesia.

YRO juga menampilkan Cokekan Ensemble dengan aransemen etnik kontemporer yang mempertemukan nuansa gamelan dan orkestra.

Sebagai penutup, grup Letto tampil berkolaborasi dengan pengrawit gamelan, menghadirkan harmoni antara instrumen modern dan tradisional sebagai simbol dialog budaya yang terus hidup di tengah masyarakat.

Adapun rangkaian acara Hari Kebudayaan Nasional 2025 telah dimulai sejak 16 hingga 18 Oktober 2025 dengan berbagai kegiatan, antara lain Syukuran Nusantara, Karnaval Bhinneka Tunggal Ika, Pameran Warisan Budaya Nusantara.

Kemudian ada Workshop Pusaka Budaya, Dialog Kebudayaan, Pagelaran Seni oleh Balai Pelestarian Kebudayaan, dan ditutup dengan Pagelaran Musik Kolaborasi yang seluruh rangkaian acaranya dipusatkan di kota Yogyakarta.

Wamenbud Giring juga mengapresiasi para seniman, budayawan, dan masyarakat yang mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Kebudayaan, serta berkontribusi pada pelestarian kebudayaan di Indonesia.

“Atas nama Kementerian Kebudayaan, saya mengapresiasi atas dukungan semua pihak untuk terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan ini. Hari Kebudayaan didedikasikan kepada semua seniman, budayawan, dan masyarakat yang telah dan terus melestarikan dan memajukan kebudayaan Indonesia,” ujar Giring.

Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan turut mengajak masyarakat terutama generasi muda untuk terus berpartisipasi aktif dalam pelestarian kebudayaan melalui ruang-ruang digital.

“Kita sudah memiliki Hari Kebudayaan yang ditetapkan oleh Menteri Kebudayaan, mari kunjungi tempat-tempat cagar budaya dan Objek Pemajuan Kebudayaan, dan sebarluaskan melalui kanal-kanal digital seperti media sosial masing-masing,” ujar Restu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

42 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.