Pemprov DKI Gencarkan Edukasi Gizi untuk Tekan Angka Stunting di Rusunawa
📅 Minggu, 19 Okt 2025, 17:30 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: DPRD DKI Jakarta
JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat upaya pencegahan gizi buruk atau stunting melalui program edukasi langsung kepada masyarakat. Salah satu langkahnya dilakukan lewat kegiatan sosialisasi di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Jatinegara Barat, Jakarta Timur.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Komite Nasional Pencegahan Stunting (KNPS) dengan tema “Sosialisasi-Edukasi Gizi untuk Anak dan Ibu Indonesia Raya.” Program tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemprov DKI dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di ibu kota.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani yang hadir dalam kegiatan itu menyoroti pentingnya peran keluarga dalam pencegahan stunting. Ia menyebutkan bahwa masih adanya kasus stunting di Jakarta menjadi pengingat bahwa persoalan gizi belum tuntas meski kota ini tengah bertransformasi menjadi kota global.
“Di kota Jakarta yang sedang menuju kota global, dan sudah lebih dari 200 tahun menjadi ibukota negara, ternyata masih ditemukan anak-anak yang mengalami stunting. Itu sangat memprihatinkan,” ujar Rany, Jumat (17/10).
Rany menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama stunting ialah kurangnya pemahaman orang tua tentang kebutuhan gizi anak, terutama sejak masa kehamilan. Ia menilai pentingnya program sosialisasi yang bisa memberikan pengetahuan praktis bagi para ibu.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tapi juga tidak bisa disalahkan, karena pemahaman gizi orangtua tidak selalu sama,” katanya.
Ia menekankan bahwa peran orangtua, terutama ibu, sangat krusial dalam memperbaiki gizi anak-anak. Melalui edukasi dan pendampingan yang tepat, diharapkan angka stunting di Jakarta bisa terus ditekan secara signifikan.
“Dengan adanya sharing dari Badan Gizi Nasional dan Dinas Kesehatan, mudah-mudahan bisa mengedukasi para ibu untuk memperbaiki gizi anak. Hal ini juga menjadi perhatian Pemprov untuk terus menekan angka stunting,” tutur Rany.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta terus memperluas program kolaboratif dengan berbagai lembaga, termasuk KNPS, untuk mempercepat penanganan stunting. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki kualitas hidup anak-anak melalui pola makan sehat dan gizi seimbang.
Ketua Umum KNPS David Hamka menjelaskan bahwa program sosialisasi ini berfokus memberikan edukasi langsung kepada para ibu agar mereka memahami pentingnya asupan gizi yang tepat. Menurutnya, kesadaran gizi sejak dini adalah kunci dalam menciptakan generasi yang sehat dan tangguh.
“Program ini bertujuan agar para ibu sadar pentingnya edukasi gizi. Sehingga anak-anak tidak makan sembarangan,” pungkas David.
Melalui sinergi antara DPRD, Pemprov DKI, dan KNPS, kegiatan semacam ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan di berbagai wilayah rusun dan pemukiman padat penduduk. Dengan demikian, Jakarta dapat mempercepat pencapaian target nol stunting dan mewujudkan kota yang sehat serta layak tumbuh bagi anak-anak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!