Program Magang Nasional Dapat Dukungan KADIN, Seskab Teddy Terima Audiensi
📅 Jumat, 17 Okt 2025, 09:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Anindya Bakrie di kantor Sekretariat Kabinet, Kamis (16/10) malam.
Seskab Teddy, saat dikonfirmasi ANTARA, Jumat, mengatakan dalam pertemuan tersebut Anindya berkomitmen mendukung berbagai program Pemerintah, salah satunya Program Magang Nasional yang akan dimulai pada Senin (20/10).
"Ketum Kadin berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah, salah satunya dalam keikutsertaan perusahaan-perusahaan swasta dalam Program Magang Nasional tahap pertama yang akan dimulai 20 Oktober ini," ujar Seskab Teddy.
Teddy mengatakan pertemuan semalam merupakan kali pertama keduanya bertemu dalam suasana formal di kantor. Biasanya, kata dia, pertemuan lebih sering dilakukan di luar kantor.
"Sering berjumpa dengan Ketum Kadin dalam berbagai pertemuan di luar kantor, dan baru saat ini berjumpa dalam suasana yang formal di kantor," ucap Teddy.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Cris Kuntadi menjelaskan bahwa Magang Nasional 2025 kelompok pertama dilaksanakan melalui beberapa tahapan.
Pendaftaran perusahaan dan usulan program magang berlangsung pada 1-14 Oktober 2025, pendaftaran peserta pada 7-15 Oktober 2025, seleksi dan pengumuman peserta pada 16-18 Oktober 2025, dan pelaksanaan magang dijadwalkan mulai 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026.
Pada batch pertama ini, Kemnaker menyediakan kuota awal bagi 20 ribu lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selama enam bulan masa magang, peserta akan memperoleh uang saku setara upah minimum yang dibayarkan oleh pemerintah melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yaitu BNI, BRI, BTN, Mandiri, dan BSI.
“Selain uang saku, peserta magang juga akan memperoleh Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), pendampingan mentor dari perusahaan tempat magang, serta sertifikat bagi peserta yang menyelesaikan program secara penuh,” kata Cris.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!