Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Buku Cerita Edukatif untuk Membangun Karakter dan Memperluas Wawasan Anak

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 17:05 WIB | Oleh:
Buku Cerita Edukatif untuk Membangun Karakter dan Memperluas Wawasan Anak Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat (kiri) di Provinsi Banten pada Kamis (16/10/2025).

Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat mengapresiasi antusiasme guru TK Putra II Serang, Provinsi Banten yang menerima sejumlah buku cerita edukatif sebagai bagian dari Kampanye Anak Indonesia Hebat.

Atip mengatakan aktivitas membacakan buku cerita edukatif kepada anak, khususnya usia dini, dapat menjadi alat edukasi untuk membangun karakter, mengasah kemampuan berpikir kritis, dan memperluas wawasan.

“Hasil riset menunjukkan bahwa usia 0-6 tahun merupakan fase periode emas atau _golden age_. Pada fase periode emas terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat. Fase ini menentukan perkembangan kognitif, sosial, emosional, serta keterampilan hidup di masa depan,” kata Wamendikdasmen Atip dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Jumat.

Lebih lanjut, karena pentingnya fase itu, ia menilai perlunya upaya untuk menguatkan fondasi pendidikan, yakni Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan memberikan stimulasi sesuai dengan aspek perkembangan anak usia dini, baik melalui satuan PAUD maupun keluarga.

“7 KAIH sejatinya mencerminkan kebiasaan orang tua hebat. Karena anak-anak adalah peniru yang hebat. Apa yang dilakukan oleh orang tuanya, pasti akan dicontoh atau ditiru oleh anak,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala TK Putra II Serang Siti Nurasiah mengatakan keberadaan buku cerita edukatif mendapatkan sambutan yang baik dari para murid.

“Di sekolah kami ada program yang disebut Tindakan Aksi Bedah Buku Literasi Numerasi Anak Usia Dini, kami menyingkatnya TABU LENTERA, di mana murid akan dibacakan buku cerita bergambar oleh gurunya satu jam sebelum pelajaran dimulai,” kata Siti.

Pada kesempatan itu, pihaknya menerima secara simbolis bantuan papan digital interaktif/ interactive flat panel (IFP), 900 eksemplar dari 12 judul buku bacaan bergambar untuk 15 satuan PAUD dan school kit sebagai dukungan nyata peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dari Kemendikdasmen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.