Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apt. Dr. Lusy Noviani: Oli & Air Liur Berbahaya untuk Luka, Ini Alasannya

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Apt. Dr. Lusy Noviani: Oli & Air Liur Berbahaya untuk Luka, Ini Alasannya Doc: Antara Foto
Ket. Apoteker lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) Apt. Dr. Lusy Noviani, MM

Apoteker lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) Apt. Dr. Lusy Noviani, MM tidak menyarankan penggunaan oli maupun air liur ketika melakukan perawatan luka.

“Kadang kita dikefarmasian, mungkin teman-teman vokasi dan apoteker sering ketemu ya (di tempat praktik), kalau lukanya ringan, kecil ya abaikan aja, kadang itu sembuh sendiri. Padahal prinsip penatalaksanaannya bukan mengobati luka, tapi mengatasi juga komplikasinya,” kata Lusy dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Lusy mengatakan isu yang beredar mengenai penggunaan keduanya merupakan mitos yang sudah lama beredar dalam masyarakat dan justru membahayakan area tubuh yang sudah terluka.

Penggunaan air liur yang dikatakan mempercepat penyembuhan luka menurutnya bukanlah hal yang tepat. Air liur dapat menyebabkan infeksi karena berisiko membawa bakteri lain masuk melalui luka.

Sementara penggunaan oli yang dipercaya dapat mendinginkan luka, akan mempersulit tenaga medis untuk melihat luka dan memperparah kondisi pasien yang bersangkutan karena dituang dalam keadaan kotor.

Lusy menyatakan mitos-mitos semacam itu sampai hari ini merupakan salah satu tantangan bagi dunia kefarmasian dalam mengedukasi serta menyajikan tata cara perawatan luka yang valid pada masyarakat. Ditambah masih ada pihak-pihak yang menganggap luka kecil sebagai hal yang remeh.

Maka dari itu, Lusy berpesan pada seluruh apoteker untuk berinisiatif memberikan edukasi serta melakukan pemeriksaan yang rinci sebelum meresepkan sejumlah obat.

Ia mengatakan pemeriksaan dapat dimulai dengan melihat kondisi luka pasien untuk memastikan apakah luka bisa ditangani atau membutuhkan kolaborasi dengan dokter untuk dirujuk ke rumah sakit.

“Apakah lukanya luka ringan atau lukanya memang sudah berat, takut atau prognostik kedalaman luka dan seterusnya,” katanya.

Kemudian yang kedua, tanyakan apakah ada faktor-faktor yang membuat pasien ini perlu diperhatikan. Misalnya pasien memiliki alergi atau ada komorbid untuk memastikan tata laksana yang diberikan berbeda dari luka biasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.