Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Swedia Pecat Jon Dahl Tomasson usai Hasil Buruk di Kualifikasi Piala Dunia

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 09:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Swedia Pecat Jon Dahl Tomasson usai Hasil Buruk di Kualifikasi Piala Dunia Doc: ANTARA
Ket. Jon Dahl Tomasson resmi dipecat Timnas Swedia pada Rabu (15/10/2025). 

JAKARTA – Federasi Sepak Bola Swedia (SvFF) resmi memecat pelatih Jon Dahl Tomasson menyusul awal buruk tim nasional mereka di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Keputusan ini diambil karena tim nasional putra tidak memberikan hasil yang kami harapkan,” ujar Ketua Umum Federasi Sepak Bola Swedia, Simon Astrom, dalam pernyataannya yang dikutip dari situs resmi SvFF pada Rabu (15/10).

Swedia saat ini terpuruk di dasar klasemen Grup B dengan hanya meraih satu poin dari empat pertandingan. Kekalahan 0-1 dari Kosovo pada Selasa (14/10) menjadi pukulan terakhir bagi pelatih asal Denmark tersebut.

Padahal, Swedia memiliki lini depan bertabur bintang, seperti Alexander Isak (Liverpool) dan Viktor Gyokeres (Arsenal). Namun, mereka hanya mampu bermain imbang melawan Slovenia dan menelan kekalahan dari Kosovo serta Swiss dalam tiga laga pembuka grup.

Jon Dahl Tomasson, mantan pelatih Blackburn Rovers sekaligus eks pemain Newcastle United, mencatatkan sejarah ketika diangkat pada Februari 2024 sebagai pelatih asing pertama dalam sejarah Timnas Swedia.

Meski memiliki hasil yang buruk, Astrom menegaskan Swedia masih memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

“Masih ada peluang untuk meraih tiket play-off pada Maret mendatang, dan tanggung jawab kami adalah memastikan kondisi terbaik agar Swedia bisa lolos ke putaran itu. Untuk itu, kami menilai dibutuhkan kepemimpinan baru dalam bentuk pelatih baru.”

Swedia masih memiliki dua laga tersisa di Grup B, menghadapi Swiss di laga tandang dan menjamu Slovenia dengan harapan bisa menyamai perolehan poin Kosovo yang kini menempati posisi kedua dengan tujuh poin.

Meski begitu, peluang Swedia untuk tampil di play-off tetap terbuka meski tidak finis dua besar, berkat performa apik mereka di ajang UEFA Nations League 2024/25, di mana mereka berhasil menjadi juara grup.

Dalam sistem kualifikasi zona Eropa, 12 dari 16 slot Piala Dunia 2026 akan diisi oleh para juara grup. Tim peringkat kedua akan melaju ke babak play-off, bergabung dengan empat juara grup Nations League terbaik yang gagal finis di dua besar kualifikasi.

Saat ini, Wales, Rumania, Swedia, dan Irlandia Utara berada di jalur play-off berkat pencapaian mereka di Nations League.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
Target PLTS 100 GW Butuh In...
Megapolitan
Solidaritas Sosial dengan K...
Luar Negeri
Kanada Dituding Bantu Tiong...
Megapolitan
Kondisi Perekonomian Jakart...
Megapolitan
Mandirikan Daerah lewat Opt...
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.