Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Forbes CEO Conference 2025: Prabowo Pamer Kekuatan Ekonomi Indonesia di Hadapan Bos Dunia

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 21:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Forbes CEO Conference 2025: Prabowo Pamer Kekuatan Ekonomi Indonesia di Hadapan Bos Dunia Doc: ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.
Ket. Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Pemimpin Utama Grup Forbes, Steve Forbes (kanan) berdialog dalam sesi puncak Forbes Global CEO Conference 2025 di Jakarta, Rabu (15/10/2025).

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Forbes Global CEO Conference 2025 di Jakarta pada Rabu (15/10) malam, di mana ia menjadi pembicara utama dalam sesi wawancara khusus bersama Pimpinan Forbes Media, Steve Forbes, bertajuk “A Meeting of Minds.”

Dalam forum bergengsi yang dihadiri para pemimpin bisnis global ini, Prabowo menyampaikan pandangannya mengenai arah dan prospek perekonomian Indonesia di tengah dinamika global yang penuh tantangan.

Kehadiran Presiden dalam forum tersebut menunjukkan upaya pemerintah memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia.

Prabowo menekankan pentingnya stabilitas politik, transformasi industri, dan pembangunan berkelanjutan sebagai fondasi bagi iklim investasi yang kondusif.

Secara strategis, partisipasi Indonesia dalam ajang internasional seperti ini menjadi momentum untuk memperluas jaringan kerja sama ekonomi, memperkenalkan potensi investasi nasional, serta mempertegas komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pembangunan inklusif.

Kedatangan Presiden Prabowo di lokasi acara Forbes Global CEO Conference 2025 disambut langsung oleh Steve Forbes, yang kemudian mengantarkan Presiden RI menuju tempat untuk jamuan makan malam. Presiden Prabowo mengenakan batik berwarna cokelat tua, begitu pun dengan Steve Forbes yang juga mengenakan atasan batik untuk sesi wawancara khususnya dengan Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo, yang tiba sekitar pukul 19.00 WIB, turut didampingi oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, yang juga CEO Danantara, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, kemudian ada juga adik Presiden Prabowo, Hashim S. Djojohadikusumo, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya N. Bakrie, CIO Danantara Pandu P. Sjahrir, dan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani.

Dalam acara jamuan makan malam, Presiden Prabowo duduk di meja yang sama dengan Steve Forbes, dan CEO Forbes Asia William Adamopoulos. Presiden, saat jamuan santap malam itu, terlihat berbincang-bincang dengan Steve Forbes.

Selepas santap malam, Presiden Prabowo dan rombongan bergeser ke lokasi acara untuk sesi dialog khusus yang merupakan puncak acara dari Forbes Global CEO Conference 2025 di Jakarta. Di atas panggung, Steve Forbes akan menggali pandangan-pandangan dan pemikiran Presiden Prabowo mengenai perekonomian Indonesia dan situasi geoekonomi global.

Undangan kepada Presiden Prabowo untuk menghadiri Forbes Global CEO Conference 2025 diantarkan langsung oleh Steve Forbes ke Jakarta pada 23 Juli 2025. Steve, yang merupakan warga negara Amerika Serikat dan diketahui menetap di New Jersey, AS, terbang ke Jakarta, untuk mengundang secara langsung Presiden Prabowo.

Di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, selepas menyerahkan undangan, Steve menjelaskan alasannya mengundang Presiden Prabowo karena kemajuan-kemajuan yang ditorehkan oleh Indonesia menjadi catatan penting bagi masyarakat dunia.

"Kemajuan yang telah dicapai Indonesia, dan yang lebih penting lagi akan dicapai Indonesia akan menjadi catatan penting bagi masyarakat dunia, dan saya pikir akan menjadi inspirasi bagi negara-negara lain. Kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Presiden anda (Presiden Prabowo, red.) merupakan sebuah inspirasi," kata Steve Forbes.

Steve juga berharap Presiden Prabowo dapat berbicara mengenai kebijakan-kebijakan deregulasinya yang membuat iklim berbisnis menjadi lebih terbuka dan kondusif.

"Beliau membuat kemajuan pesat dalam deregulasi, hasil pertanian meningkat, belum lagi ada pemberantasan korupsi yang menjadikan bisnis lebih lancar dan mudah di Indonesia," kata Steve.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026

36 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Berpotensi Melemah, 6 Agust...
Daerah
BPBD Garut Pantau Daerah Pe...

Pangkalpinang Tangkal Penyebaran LGBT

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Daerah
Pangkalpinang Tangkal Penye...
Olahraga
Bursa Transfer: Everton Dat...
Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

06 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.