Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Lampung Tunggu Pemeriksaan Cengkih Terkontaminasi Radioaktif

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 16:05 WIB | Oleh:
Pemprov Lampung Tunggu Pemeriksaan Cengkih Terkontaminasi Radioaktif Doc: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Ket. Kepala Diskominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo saat memberi keterangan terkait langkah pemda terkait cengkih terkontaminasi radioaktif. .

Bandarlampung -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan terkait temuan produk cengkih yang terkontaminasi radioaktif asal daerahnya oleh Satuan Tugas Penanganan Kerawanan Bahaya Radiasi Radionuklida Cesium-137 (Satgas Penanganan Cs-137).

"Jadi melalui Kantor Penghubung Provinsi Lampung sudah berkomunikasi serta berkoordinasi juga dengan Satgas Penanganan Cs-137 mengenai ini. Dan tim Satgas Penanganan Cs-137 sudah melakukan langkah mitigasi juga," ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung Ganjar Jationo di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan, dalam upaya penanganan lanjutan pemerintah daerah masih menunggu hasil pemeriksaan produk perkebunan tersebut oleh tim Satgas Penanganan Cs-137.

"Kami tetap menunggu arahan Satgas, sejauh ini belum terlihat dampaknya secara luas, karena tim masih fokus penanganan dulu dan pemerintah daerah bergantung kepada Satgas Penanganan Cs-137 yang dibentuk oleh Pemerintah Pusat," katanya.

Dia menjelaskan, karena peristiwa kontaminasi radiokatif terhadap komoditi perkebunan tersebut masih dilakukan pemeriksaan lanjutan, berbagai langkah yang nantinya akan dilaksanakan pemerintah daerah akan dipandu oleh pemerintah pusat untuk meminimalisir dampak yang terjadi.

Dan pemerintah daerah pun akan menunggu langkah mitigasi lanjutan yang akan diterapkan oleh Satgas Penanganan Cs-137.

"Nanti mungkin kalau ada hal-hal yang harus didampingi dari Pemerintah Provinsi Lampung, kami akan ikut serta mendampingi tapi memang saat ini tim Satgas Penanganan Cs-137 masih terus bekerja di lapangan dan melakukan langkah-langkah mitigasi," ucap dia.

Dia pun meminta kepada semua pihak untuk tenang dalam menanggapi peristiwa tersebut, dan tetap mengikuti arahan yang diberikan oleh Satgas Penanganan Cs-137.

"Sementara ini semua pihak baik masyarakat atau pelaku usaha harus tetap tenang. Pemerintah sedang bekerja, dan Kemenko Pangan sudah dengan segera membentuk tim untuk berdiplomasi keluar negeri dan tim mitigasi di dalam negeri. Itu semua nanti semua langkah penanganan akan dipandu oleh tim Satgas Penanganan Cs-137 yang dibentuk khusus menangani hal ini," tambahnya.

Sebelumnya diketahui Satgas Penanganan Cs-137 menemukan produk cengkih yang terkontaminasi radioaktif berasal dari Provinsi Lampung, dengan kontaminasi dalam jumlah terbatas dan tidak meluas ke wilayah atau komoditas lain.

Dan pemerintah telah mengirim tim untuk meninjau tiga lokasi yakni pengolahan cengkih di Surabaya Jawa Timur, dan dua perkebunan cengkih di Pati Jawa Tengah dan Lampung.

Sebagai langkah antisipatif Satgas Penanganan Cs-137 bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) merekomendasikan agar produk cengkih yang terindikasi terkontaminasi tidak diperjualbelikan sementara waktu hingga hasil uji laboratorium lanjutan selesai dilakukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.