Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur DKI: Bangun Ibu Kota Tak Bisa Puaskan Semua Orang, Termasuk Pedagang Pasar Barito

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 22:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur DKI: Bangun Ibu Kota Tak Bisa Puaskan Semua Orang, Termasuk Pedagang Pasar Barito Doc: Koran Jakarta/M.Fachri
Ket. Pedagang Pasar Hewan Barito berunjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/10). Mereka menolak lapak pasar hewan direlokasi ke kawasan Lenteng Agung karena dianggap tidak strategis dan akan kehilangan pelanggan mereka.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan, bahwa membangun Ibu Kota tak akan bisa memuaskan semua orang, termasuk bagi sejumlah pedagang Pasar Hewan Barito, Jakarta Selatan.

“Memang dalam membangun Jakarta tentunya kami tidak bisa memuaskan semua orang,” ujar Pramono saat dijumpai di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa.

Penegasan itu disampaikan terkait dengan penolakan eks pedagang Pasar Hewan Barito, Jakarta Selatan dengan menggelar unjuk rasa di depan Balai Kota, pada Selasa pagi.

Kendati demikian, Pramono menekankan bahwa Pemprov Jakarta selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi warganya.

Pemprov Jakarta bahkan sudah menyiapkan lokasi strategis untuk para pedagang yakni di kawasan Lenteng Agung.

“Kami sudah mempersiapkan untuk mereka dipindahkan di tempat yang baik, layak, bahkan dekat dengan stasiun kereta. Tentunya bagi siapa saja yang ingin pindah, silahkan,” kata Pramono.

Pada Selasa pagi, sejumlah pedagang Pasar Barito menyampaikan aspirasinya di depan Balai Kota Jakarta.

Beberapa pedagang tampak bergantian menyampaikan keluhannya. Mereka meminta kepada Pramono agar dapat tetap berdagang di lokasi semula dan tidak dilakukan relokasi.

Bahkan, para pedagang melakukan prosesi pelepasan burung pipit sebagai bentuk kekecewaan mereka.

“Burung ini adalah betuk semangat perjuangan dan kekecewaan kita kepada Pemprov DKI. Karena kita merasa kasihan pada burung-burung kita jika dipindah ke Lenteng Agung. Jadi, kita lepaskan saja,” ujar salah satu pedagang dari atas mobil komando.

Sementara itu, Sentra Fauna Lenteng Agung ditargetkan akan segera beroperasi menyusul rampungnya pembangunan sarana dan prasarana di tempat itu.

Sentra tersebut berdiri di atas lahan seluas 7.500 meter persegi (m2). Dari luas tersebut, sekitar 2.000 m2 dialokasikan untuk pedagang yang sebelumnya menempati Lokasi Sementara (Loksem) JS 25, JS 26, JS 30, dan JS 96.

Total kios terbagi dalam tiga zona utama, yakni Zona A terdiri atas 22 kios kuliner, Zona C dan D sebanyak 74 kios pedagang burung dan pakan hewan, serta Zona E untuk parcel dan kuliner sejumlah 29 kios.

Adapun Zona B yang diperuntukkan bagi ruang kegiatan terbuka masih belum berproses.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.