Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kios Pasar Barito Digusur, Para Pedagang Protes, Tutup Jalan Taman Ayodya

📅 Senin, 27 Okt 2025, 09:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kios Pasar Barito Digusur, Para Pedagang Protes, Tutup Jalan Taman Ayodya Doc: ANTARA
Ket. Pemkot Jakarta Selatan menertibkan kios pedagang Pasar Barito untuk membangun Taman Bendera Pusaka, Jakarta, Senin (27/10/2025).

JAKARTA - Sejumlah pedagang Pasar Barito, Jakarta Selatan menutup jalan perempatan bundaran Taman Ayodya imbas penertiban oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) terhadap kios-kios di daerah itu, Senin (27/10).

Pada pukul 07.45 WIB, mereka memilih duduk di jalanan dan membawa poster sebagai tanda mereka tidak menerima adanya penertiban yang berdampak pada kios dagangan mereka.

Dalam aksinya, satu orang perempuan ditemukan pingsan dan dibantu anggota polisi serta puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

"Surat tugas hanya bunyinya menertibkan bukan melakukan pembongkaran, itu yang kita sayangkan," kata kuasa hukum pedagang Barito, Damianus Jefry saat ditemui di lokasi. 

Ia menegaskan pedagang Pasar Barito bukanlah liar lantaran mereka sudah memenuhi kewajiban yakni membayar retribusi.

Kemudian, dia mewakili pedagang Pasar Barito menyatakan enggan relokasi ke Pasar Lenteng Agung lantaran khawatir jualannya tidak laku dan tempatnya yang dikhawatirkan banjir.

"Lenteng Agung itu relokasinya sangat tidak tepat. Kalau kita berdagang itu maunya laku. Kalau di sana itu modelnya jurang, hujan pasti banjir, kata warga setempat," ucapnya.

Hingga pukul 08.30 WIB, sepanjang Jalan Barito I telah dipenuhi kios yang rata oleh tanah dan dagangan pedagang yang telah dipindahkan ke seberang jalan.

Sejumlah pedagang tak terima lantaran dagangannya rusak hingga hewan jualan mereka ada yang mati diduga karena stres dan kepanasan.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) akhirnya menertibkan kios pedagang Pasar Barito untuk membangun Taman Bendera Pusaka sejak pukul 05.00 WIB pada Senin ini.

Pasar Lenteng Agung dipilih sebagai tempat relokasi pedagang Pasar Hewan Barito, Jakarta Selatan, karena dinilai memiliki sarana dan prasarana yang memadai, termasuk akses yang mudah bagi pembeli lantaran dekat dengan Stasiun Lenteng Agung dan halte Transjakarta non BRT rute D21.

Relokasi pedagang di Pasar Barito berkaitan dengan rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menggabungkan tiga taman di Jakarta Selatan, yakni Taman Leuser, Taman Ayodya dan Taman Langsat menjadi Taman Bendera Pusaka yang ditargetkan rampung pada Desember 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.