Mensesneg: Pemerintah Siapkan Skema Non-APBN untuk Bayar Utang Whoosh
📅 Senin, 13 Okt 2025, 15:50 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Biro Pers Setpres
JAKARTA - Pemerintah telah mendiskusikan langkah-langkah alternatif untuk membayar utang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh agar tidak membebani APBN. Demikian disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto, Minggu (12/10) malam.
"Beberapa waktu lalu sudah dibicarakan untuk dicarikan skema supaya beban keuangan itu bisa dicarikan jalan keluar," ujar dia.
Menurut Mensesneg, Presiden dan para menteri tidak membahas proyek Whoosh pada rapat terbatas ratas di Jalan Kertanegara itu.
Namun, Prasetyo menegaskan proyek kereta cepat Whoosh bermanfaat besar bagi masyarakat dalam meningkatkan konektivitas antara Jakarta dan Bandung.
"Faktanya, Whoosh menjadi salah satu moda transportasi yang sangat membantu aktivitas masyarakat dari Jakarta ke Bandung maupunsebaliknya," ucap dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan tidak akan menggunakan APBN untuk membayar utang proyek Whoosh. Menurut dia, penggunaan APBN hanya ditujukan untuk hal-hal yang diprioritaskan.
Menurut Purbaya, Danantara sudah memiliki kapasitas keuangan cukup kuat untuk menyelesaikan masalah utang Whoosh.
"Jadi, tidak diperlukan turun tangan dari pembayaran melalui APBN," ujar dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!