Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kuda Kepang Sawahlunto & Bakaru Kajai Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Nasional

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 22:32 WIB | Oleh:
Kuda Kepang Sawahlunto & Bakaru Kajai Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Nasional Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Ket. Sejumlah penari dalam pertunjukan Kuda Kepang Sawahlunto yang saat ini menjadi salah satu Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WTbI) 2025.

SAWAHLUNTO - Dua tradisi khas Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, yakni Kuda Kepang Sawahlunto dan Bakaru Nagari Kajai, resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) Tahun 2025. Penetapan ini menjadi bukti pengakuan nasional terhadap kekayaan budaya lintas etnis dan spiritualitas masyarakat Sawahlunto yang terus lestari di tengah arus modernisasi.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Peninggalan Bersejarah, dan Permuseuman Kota Sawahlunto Syukri di Sawahlunto, Minggu, menyebutkan dengan penetapan tersebut, saat ini total warisan budaya Sawahlunto yang diakui secara nasional mencapai enam warisan.

"Tahun ini dua warisan kita kembali masuk daftar WBTbI, yaitu Kuda Kepang Sawahlunto dan Bakaru Nagari Kajai. Sebelumnya sudah ada Songket Silungkang (2019), Bahasa Tangsi (2020), Talempong Batuang (2023), dan Lomang Tungkek (2024),” katanya.

Dia menjelaskan Kuda Kepang Sawahlunto memiliki keunikan dibandingkan dengan Kuda Lumping di daerah asalnya, Pulau Jawa.

"Para pemainnya tidak hanya dari keturunan Jawa, tetapi juga dari berbagai etnis lain di Sawahlunto. Ini menunjukkan semangat lintas budaya dan kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat kota ini,” ujarnya.

Pertunjukan Kuda Kepang Sawahlunto biasanya berlangsung dari waktu Asar hingga Maghrib, dengan penonton yang menanti pementasan itu ketika pemain memasuki kondisi trance (kerasukan) yang dianggap sakral dan penuh makna spiritual.

"Atraksi ini menjadi bagian paling dinantikan karena menggambarkan kekuatan batin dan nilai kebersamaan lintas etnis,” kata dia.

Bakaru Nagari Kajai tradisi masyarakat setempat dalam doa tolak bala menjelang bulan suci Ramadhan. Dalam prosesi ini, warga berkumpul, berdoa bersama, dan memohon keselamatan bagi nagari mereka.

“Bakaru bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga media sosial budaya yang mempererat solidaritas antarwarga,” katanya.

Ia menjelaskan penetapan kedua unsur budaya itu melewati tahapan pencatatan, verifikasi lapangan, hingga sidang penetapan oleh tim ahli Kementerian Kebudayaan, dengan menilai aspek keberlanjutan tradisi, dukungan komunitas pelestari, serta makna sosial-budaya di masyarakat.

Hingga 2025, lebih dari 1.700 unsur budaya di Indonesia telah masuk dalam daftar WBTbI. Pada 2024, sebanyak 272 warisan budaya baru dari berbagai daerah telah ditetapkan setelah melewati proses penilaian nasional.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menilai pengakuan ini bukan hanya kebanggaan, melainkan kesempatan untuk memperkuat karakter masyarakat di tengah perubahan zaman.

"Warisan budaya tak benda ini bukan sekadar pengakuan administratif, tetapi refleksi jati diri kita sebagai bangsa. Bagi generasi muda, nilai-nilai di balik Kuda Kepang dan Bakaru harus dimaknai sebagai inspirasi tentang keberanian, spiritualitas, dan gotong royong,” kata dia.

Ia menekankan pentingnya memadukan nilai-nilai budaya lokal dengan semangat zaman, terutama bagi Generasi Z yang tumbuh dalam dunia digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Olahraga
Tiket MotoGP Mandalika 2026...
Luar Negeri
Navi Pillay Raih Hadiah Nob...
Daerah
Dukung Produk Lokal, Pasar ...
Megapolitan
Penggerebekan Kampung Ambon...
Advertisement
Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.