Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Boros BBM Bukan Cuma Karena Cara Berkendara, Modifikasi Ban Juga Pengaruh

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Boros BBM Bukan Cuma Karena Cara Berkendara, Modifikasi Ban Juga Pengaruh Doc: Antara Foto
Ket. Tak hanya gaya berkendara, modifikasi ban juga pengaruhi konsumsi bahan bakar motor.

Faktor borosnya konsumsi bahan bakar dari setiap kendaraan tidak hanya disebabkan oleh cara berkendara saja, melainkan modifikasi di berbagai bagian juga turut memengaruhi.

Instruktur Yamaha Riding Academy (YRA), Muhammad Arief mengatakan bahwa memodifikasi ban dengan ukuran yang lebih besar dari yang disarankan oleh pabrikan memicu motor menjadi lebih cepat “haus”.

“Bisa juga, ya (lebih boros). Misalnya ban diganti ke yang lebih lebar, napak ke aspalnya kan lebih banyak traksinya,” kata Muhammad Arief kepada ANTARA, Minggu.

Meski menggunakan ban dengan ukuran yang lebih besar cenderung memberikan pengaruh terkait keselamatan dalam berkendara. Hal itu dikarenakan traksi dan juga pada saat menikung lebih percaya diri.

Menurut dia, pemilik kendaraan roda dua yang hendak melakukan modifikasi pada ban, tidak perlu terlalu ekstrem. Penggantian ban ke ukuran yang lebih besar masih dapat dilakukan dengan menaikkan satu ukuran.

“Sebenarnya sih dari konsep dia dulu ya, modifikasi jadi tujuannya buat apa gitu kan. Tapi kalau biasanya nih, biasanya yang cenderung masih agak aman ya, biasanya turun satu sih. Misalnya, contoh nih dari ban ukuran 90-80 jadi ke 80-80,” ujar dia.

Penggunaan ukuran ban yang terlalu kecil juga tidak dibenarkan ketika hal tersebut digunakan untuk sehari-hari. meski memiliki tingkat efisiensi yang cukup baik, penggunaan ban terlalu kecil ini tidak memberikan keselamatan berkendara yang cukup.

"Karena memang kalau pabrikan itu kan ada developmentnya, jadi dengan power sekian, dengan ban kayak gini, efisiensinya dapat, powernya dapat serta feeling nikungnya juga enak gitu kan. Oh diganti yang gede, track lurusnya stabil, nikungnya enak, tapi ya berat dan bisa lebih boros,” jelas dia.

“Kalau ganti yang lebih kecil, bisa lebih irit, enteng, tapi traksinya kurang, nanti tikungan apalagi basah juga bisa mudah tergelincir,” tambah dia.

Meski demikian, penggantian ban ke ukuran yang lebih besar hanya menjadi salah satu faktor saja terkait efisiensi bahan bakar.

Cara berkendara dan juga beban yang dibawa oleh kendaraan menjadi faktor paling utama terkiat hal tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.