Final Piala Prancis Jadi Pemanasan PSG Menuju Liga Champions
📅 Jumat, 23 Mei 2025, 09:30 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
PARIS — Paris Saint-Germain bersiap mengejar trofi tambahan saat menghadapi Reims dalam final Piala Prancis, Sabtu (24/5), hanya sepekan sebelum laga terbesar mereka musim ini di final Liga Champions melawan Inter Milan.
Trofi domestik bukan prioritas utama PSG musim ini. Sejak diambil alih Qatar Sports Investments hampir 15 tahun lalu, tujuan utama klub Paris itu adalah meraih kejayaan di Eropa. Kini, hanya berjarak 90 menit dari potensi gelar Liga Champions pertama, PSG tetap menegaskan pentingnya meraih setiap gelar yang tersedia.
“Saya fokus pada kedua laga, final Piala Prancis dan final Liga Champions,” kata pelatih Luis Enrique dalam konferensi pers di markas latihan PSG pekan ini. “Kami sampai sejauh ini dengan memainkan sepak bola kami sendiri. Sekarang saatnya menunjukkan kekuatan penuh kami.”
PSG berpeluang menutup musim dengan dua gelar domestik, mengulang pencapaian musim lalu di bawah pelatih asal Spanyol itu. Sejak 2013, PSG telah memenangkan tujuh dari sepuluh edisi terakhir Piala Prancis, menjadikan mereka pemegang rekor dengan 15 gelar sepanjang sejarah.
“Kami harus fokus satu per satu. Sebelum memikirkan Liga Champions, kami harus fokus ke final Piala Prancis karena penting untuk memenangkan setiap trofi,” kata Ousmane Dembele, pencetak gol terbanyak PSG musim ini dengan 33 gol di semua kompetisi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Musim ini PSG menyelesaikan Ligue 1 dengan dominasi mutlak, unggul 19 poin dari Marseille di posisi kedua. Di Piala Prancis, mereka diuntungkan dengan jadwal yang relatif ringan setelah menang adu penalti atas Lens pada Desember, lalu menghadapi tim-tim kasta bawah di empat babak berikutnya.
Sementara itu, Reims datang ke final dalam situasi yang rumit. Meski mencapai final adalah pencapaian besar — pertama sejak 1977 — fokus tim justru tertuju pada perjuangan bertahan di Ligue 1.
Tim asuhan Samba Diawara kini tengah menghadapi play-off degradasi melawan tim kasta kedua, Metz. Leg pertama berakhir imbang 1-1, Kamis (22/5), dengan Reims mampu bangkit setelah tertinggal. Leg kedua akan digelar Kamis pekan depan di kandang mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di tengah tekanan itu, Diawara tetap ingin timnya menikmati momen langka di Stade de France. “Kami harus pulih dengan baik dan, meskipun ada tekanan, tetap mencoba menikmati final. Ini kesempatan langka yang tidak bisa kami sia-siakan,” ujarnya.
“Saya ingin pemain-pemain saya benar-benar menikmati laga ini tanpa mempertaruhkan peluang kami untuk bertahan di Ligue 1. Jangan sampai ada yang cedera.”
Meski menjadi underdog, Reims punya catatan yang bisa membangkitkan semangat: mereka menahan imbang PSG dua kali di liga musim ini. Kenangan manis itu bisa menjadi inspirasi untuk menciptakan kejutan di panggung terbesar sepak bola Prancis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!