Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Pecat Ribuan Pegawai Federal Setelah ‘Shutdown’ Berlanjut

📅 Sabtu, 11 Okt 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Trump Pecat Ribuan Pegawai Federal Setelah ‘Shutdown’ Berlanjut Doc: X - The White House    
Ket. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

WASHINGTON DC -  Presiden Donald Trump memberhentikan ribuan pegawai pemerintah federal di tengah penutupan pemerintahan yang sedang berlangsung. Ia menyalahkan Partai Demokrat atas keputusan tersebut, dilansir dari kantor berita Reuters, Sabtu (11/10).

Pemutusan hubungan kerja terjadi di berbagai lembaga pemerintah, termasuk Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, dan Internal Revenue Service (IRS). PHK juga dilakukan di Kementerian Pendidikan, Kementerian Perdagangan, serta divisi keamanan siber di Kementerian Keamanan Dalam Negeri.

Jumlah total pegawai yang terdampak masih belum dapat dipastikan. Sekitar 300.000 pegawai sipil federal sebenarnya sudah dijadwalkan untuk meninggalkan pekerjaannya tahun ini.

Hal tersebut merupakan bagian dari program pengurangan tenaga kerja yang telah dimulai sebelumnya. Trump sebelumnya telah beberapa kali mengancam akan memecat pegawai federal selama kebuntuan anggaran yang kini memasuki hari ke-10.

Kementerian Kehakiman melaporkan bahwa lebih dari 4.200 pegawai federal telah menerima surat pemberhentian di tujuh lembaga berbeda. Jumlah tersebut mencakup sekitar 1.400 pegawai di Kementerian Keuangan dan 1.100 di Kementerian Kesehatan.

Serikat pekerja yang mewakili pegawai federal telah menggugat keputusan ini dengan alasan PHK tidak sah selama masa penutupan pemerintahan. Namun, pemerintahan Trump meminta pengadilan untuk menolak gugatan tersebut.

Pemerintah Trump beralasan bahwa serikat pekerja tidak memiliki hak hukum untuk menuntut atas keputusan personel pemerintah. Sidang atas kasus ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu (15/10).

Menurut hukum federal, pemerintah wajib memberikan pemberitahuan minimal 60 hari sebelum melakukan PHK. Namun, dalam kondisi tertentu, batas waktu tersebut dapat dipersingkat menjadi 30 hari.

Direktur Anggaran Gedung Putih Russell Vought mengumumkan bahwa proses pengurangan tenaga kerja telah dimulai. Ia menyebut pemotongan tersebut “substansial,” tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Banyak pegawai federal kini menerima gaji yang dipotong akibat penutupan pemerintahan. Sementara itu, ratusan ribu lainnya diperintahkan tidak masuk kerja atau bekerja tanpa bayaran. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
Daerah
Mahasiswa ITS Kembangkan Al...
Olahraga
Jojo Lolos ke Final Indones...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.